SUMEDANG – Puluhan warga Pasar Sandang Sumedang mendatangi Mapolsek Sumedang Utara Minggu 14 Mei 2017 malam. Kedatangan warga ke Mapolsek untuk melaporkan salah seorang preman pasar yang telah berbuat onar sesaat menjelang Azan Magrib.

Seorang warga Asep Rohmat Hidayat mengatakan, ulah preman pasar inisial DK (43) kali ini benar-benar membuat resah warga pasar. Pasalnya, selain mabuk berat, tanpa alasan jelas DK juga membentak warga, mengancam warga hingga membanting barang dan peralatan milik pedagang pasar di lingkungan Pasar Sandang Sumedang.

BERITA REKOMENDASI


“DK ini sudah sering kali berulah, tadi menjelang Salat Maghrib puncaknya, bahkan tadi warga pasar ada yang sempat dipukili dan barang dagangannya dibanting dan diambil. Karena muak sudah sering kali terjadi kali ini langsung kami lapor ke Mapolsek Sumedang Utara,” ujarnya.

Selain melaporkan ulah sang preman, kata dia, dalam kesempatan ini pihaknya meminta kepada pihak kepolisian untuk memberantas maraknya peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang di sekitar Pasar Sandang Sumedang.

“Terus terang saja, adanya ulah preman seperti DK ini imbas maraknya peredaran miras di lingkungan pasar kami. Bukan hanya miras, pasar kami juga dijadikan tempat transaksi jual beli obat-obatan terlarang,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya berharap pihak kepolisian segera turun tangan menangkap preman atas nama DK yang sudah sangat meresahkan ini sekaligus segera memberantas peredaran miras di wilayah pasar.

“Kami berharap premannya segera diamankan. Dan polisi bisa secepatnya memberantas peredaran miras dan obat-obatan terlarang di wilayah pasar kami. Keberadaan preman-preman seperti ini, selain meresahkan juga menjadi preseden buruk bagi pasar kami,” katanya.

Sementara, usai menerima sejumlah laporan dari warga pasar yang datang langsung ke Mapolsek Sumedang, anggota unit Reskrim Polsek Sumedang Utara langsung turun ke lokasi pasar.

Kapolsek Sumedang Utara Kompol Suparman berjanji akan menindaklanjuti laporan dati warga pasar tersebut. “Akan segera kami tindaklanjuti laporan dari warga pasar ini,” pungkasnya.