VIVA.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginginkan ada polisi wanita (polwan) bisa menempati jabatan Kapolda daerah tipe A, yakni Kapolda yang berpangkat Inspektur Jendral atau bintang dua. Tito juga berharap ada polwan yang memimpin daerah rawan.

Menurut dia, bila untuk kategori tipe B, sudah ada polwan yang pernah mengisi posisi tersebut.

“Tapi, bukan hanya Kapolda Tipe B. Jadikan Kapolda bintang dua (Tipe A). Tipe B sudah pernah. Di Banten pernah, yang agak keras dikit gitu. Polwan Bintang dua,” kata Tito saat kegiatan olahraga bersama Polwan dan Bhayangkari di lapangan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu 20 Agustus 2017.

Tito mengatakan, polwan memiliki banyak kelebihan dibanding polisi lelaki. Bahkan kemampuan Polwan dalam menjalankan tugasnya selaku anggota polisi tidak kalah dibandingkan polisi lelaki. Terutama kelebihan, lebih tahan dari godaan korupsi.

Namun, hal itu akan melalui tahap pemantauan. Jika berhasil, maka akan ditambah lagi posisi jabatan yang akan dipimpin oleh polwan. Hal ini akan mempengaruhi perubahan struktur organisasi.

“Kita tes, kalau dia bagus, ada perubahan, terutama perubahan kultur organisasi. kelebihannya sebagai wanita yang kuat terhadap godaan korupsi, lebih sensitif terhadap perasaan orang lain, terhadap wanita, terhadap anak-anak. Terhadap keinginan publik. Lebih care kepada anggotanya dibandjng bapak-bapak, laki-laki yang mungkin kadang-kadang enggak peduli,” ujarnya.

Kemudian, Tito juga mau posisi kapolda dan kapolres bisa menempatkan polwan untuk menempati posisi-posisi strategis di wilayah. Terutama posisi jabatan yang rawan korupsi maupun jabatan menyangkut operasional.

“Dan saya minta untuk kepala-kepala wilayah nantinya supaya polwan diberikan posisi yang tidak boleh kalah dan beda dengan laki-laki. Terutama jabatan yang rentan korupsi itu diupayakan lebih banyak polwannya,” ujarnya.