Madinah – Lebih dari 102 ribu jemaah yang mendarat di Madinah, dijadwalkan bergeser sepenuhnya ke Mekah hari ini, Minggu (20/8/2017). Sebanyak 14 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan secara bergelombang sejak pagi hingga siang.

Kloter JKS 44 Embarkasi Jakarta-Bekasi yang terdiri dari 410 jemaah jadi rombongan pertama yang diberangkatkan ke Mekah pada pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 11.00 WIB. Mereka dijemput di depan hotel Taibah Arac Suites dengan menggunakan bus, kemudian diangkut ke Bir Ali, tempat miqat (berniat umrah atau haji dan berihram) yang berjarak sekitar 9 kilometer dari Kota Madinah. Selanjutnya mereka langsung ke Mekah.

Jarak Madinah ke Mekah berkisar 450 kilometer. Diperkirakan, jemaah akan sampai 6-8 jam setelah pemberangkatan.

Selain JKS 44, jemaah kloter UPG 18 Embarkasi Makassar seharusnya diberangkatkan pada jam yang sama. Jemaah sudah bersiap di depan hotel Taibah Arac. Namun ternyata jadwal mereka diundur.

“Ada perubahan mendadak, karena banyak kloter berangkat berbarengan,” jelas petugas Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Fadli Kurnia, di hotel Taibah Arac.

Berdasarkan data Kedatangan dan Pemulangan Jemaah (Yanpul) Daerah Kerja (Daker) Madinah, dari 14 kloter, 8 di antaranya dijadwalkan berangkat pada pukul 07.00. Pemberangkatan terakhir dijadwalkan pada pukul 12.00.

Jemaah yang mendarat di Madinah adalah pemberangkatan gelombang pertama. Rombongan ini mulai tiba pada Jumat, 27 Juli dan rombongan terakhir tiba pada Sabtu, 12 Agustus. Sementara gelombang kedua mendarat di Jeddah untuk kemudian ke Mekah. Rombongan ini mulai tiba bersamaan waktunya dengan fase terakhir kedatangan jemaah ke Madinah atau Sabtu, 12 Agustus. Gelombang kedatangan jemaah ke Jeddah dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 26 Agustus.

Seluruh jemaah akan berkumpul di Padang Arafah untuk mengikuti puncak haji yang diperkirakan jatuh pada akhir Agustus.
(try/fjp)