• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Getaran Banjir Lahar Terhitung 4 Jam di Gunung Semeru
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Getaran Banjir Lahar Terhitung 4 Jam di Gunung Semeru

Redaktur III Kamis, 26 Februari 2026
Share
3 Min Read
Penampakan Gunung Semeru/ Foto: ANTARA
Penampakan Gunung Semeru/ Foto: ANTARA

Aktual.co.id – Getaran banjir lahar hujan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tercatat hampir empat jam karena hujan deras yang mengguyur gunung tertinggi di Pulau Jawa itu pada Kamis.

“Pada periode pengamatan Kamis ini pukul 00.00-06.00 WIB tercatat satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 17 mm, dan lama gempa 13.304 detik atau 3 jam 42 menit,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis DIKUTIP ANTARA di Lumajang.

Selain getaran banjir, aktivitas kegempaan selama enam jam terakhir juga terekam 17 kali gempa letusan/eupsi dengan amplitudo 11-22 mm dan lama gempa 65-104 detik, tiga kali gempa guguran dengan amplitudo 2-3 mm dan lama gempa 33-40 detik, serta 1 kali gempa embusan dengan amplitudo 6 mm dan lama gempa 51 detik.

Baca Juga:  Camilan Cheez Keju Akibat Kesalahan Pemanggangan yang Mendatangkan Makanan Enak

“Pengamatan secara visual, gunung api tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca mendung hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah utara dan timur laut,” tuturnya.

Dijelaskan bahwa Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Baca Juga:  Gunung Marapi Mengalami Erupsi Sekitar 26 Detik

“Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” katanya.

Masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan pihaknya mendapat laporan banjir lahar hujan Gunung Semeru terjadi pada malam hari, namun kondisinya masih aman dan tidak meluber ke permukiman warga.

Baca Juga:  Basarnas Kawal Evakuasi Pendaki yang Bertahan di Ranu Kumbolo Gunung Semeru

“Debit air sungai tentu meningkat, sehingga kami imbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melintasi Sungai Regoyo, khususnya warga di Dusun Sumberlangsep. Hingga Kamis pagi tidak berdampak pada aktivitas warga, semuanya berjalan normal,” katanya. (ANTARA/ndi)

 

SHARE
Tag :ErupsiGunung SemeruLahar Dingin
Ad imageAd image

Berita Aktual

Noah PLAVE/ Foto: Soompi
Noah dari PLAVE Mengalami Kesehatan Usai Tampil di Jepang
Senin, 28 September 2026
Aleksandar Vucic / Foto: VoA
Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri
Senin, 28 September 2026
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum / foto : dok
Harga BBM Nonsubsidi di SPBU Terpantau Stabil di Bulan September 2026
Senin, 28 September 2026
Emas Antam/ Foto: ANTARA
Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.597 Juta Per Gram
Senin, 28 September 2026
Orang-orang mengangkut barang mereka di Khlong Chan, Bangkok/ Foto: vn
Banjir Merendam 52 Ribu Rumah Warga di Kota Bangkok
Minggu, 27 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit

Banjir Merendam 52 Ribu Rumah Warga di Kota Bangkok

Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.597 Juta Per Gram

Harga BBM Nonsubsidi di SPBU Terpantau Stabil di Bulan September 2026

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

More News

Ilustrasi liburan/ Foto: freepik

Tips Perencanaan Libur Natal dan Tahun Baru 2026 Biar Tidak Boncos

Senin, 22 Desember 2025
Sayuran segar/ foto: national today

Hari Sayuran Segar Diperingati untuk Menghargai Para Petani

Selasa, 16 Juni 2026
Coklat batangan/ Foto: Ist

Coklat Berasal dari Meksiko yang Berarti Panas dan Pahit

Sabtu, 13 September 2025
Hutan Amazon / Foto : Ist

Warganet Indonesia Serbu Rating Bintang 1 Hutan Amazon di Google Map

Minggu, 29 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id