• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kenali Seseorang yang Rapuh Menutupi Kelemahan dengan Pamer Prestasi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kenali Seseorang yang Rapuh Menutupi Kelemahan dengan Pamer Prestasi

Redaktur III Selasa, 15 April 2025
Share
3 Min Read
Membandingkan penampilan di media sosial salah satu ciri mental yang rapuh / Foto : blogherald
Membandingkan penampilan di media sosial salah satu ciri mental yang rapuh / Foto : blogherald

Aktual.co.id – Semua pernah bertemu dengan seseorang yang memancarkan kepercayaan diri yang besar. Tipe orang seperti itu ditandai dengan performa menawan, supel, cepat bercanda atau membanggakan prestasinya.

Namun, di balik keberanian itu, ada pusaran keraguan dan ketakutan. Psikolog asal Australia Tara Whitmore memberikan gambaran orang rapuh dengan menunjukkan prestasinya.

Pamer untuk Menutupi Jiwa yang Rapuh

Pernahkah nongkrong di mana ada orang yang tidak henti-hentinya membicarakan dirinya sendiri? Dia menyebut-nyebut nama orang-orang berpengaruh yang pernah ditemuinya atau mengingatkan tentang seberapa banyak yang telah dicapainya.

Terkadang tampak seperti kesuksesan, namun sesungguhnya menutupi jiwanya yang rapuh. Bisa jadi masa kecilnya terbentuk di mana prestasi adalah penghargaan tertinggi untuk harga diri.

Terlalu Kritis dan Suka Mengontrol

Tanda pria rapuh dan lemah psikologi adalah udah mengkritik dan mengkontrol. Dia melakukan itu untuk bersikeras agar semuanya sesuai keinginannya.

Baca Juga:  Tujuh Cara Mengatasi Kecemasan

Dengan mengkritik atau mengontrol orang lain, dia merasa lebih aman guna menutupi jiwanya yang rapuh.  Menyedihkan memang di mana keamanan emosional tidak datang dari kendali atas segala sesuatu di sekitar kita.

Butuh Validasi Terus Menerus

Jika mencari pujian sesekali itu wajar saja, namun menjadi tidak nyaman jika membutuhkan validasi eksternal setiap saat serta konstan. Seseorang yang mencari validasi secara konstan bisa menandakan dalam keraguan dalam diri jika rapuh.

Hal ini terutama berlaku dalam hal validasi terus-menerus. Seseorang yang merasa yakin dengan dirinya sendiri tidak membutuhkan pujian terus-menerus, dia dapat menumbuhkan rasa harga diri dalam dirinya.

Baca Juga:  Orang yang Ponselnya dalam Mode Senyap Menampilkan Ciri Unik Ini, Menurut Psikologi

Kesulitan dalam Hal Keintiman Emosional

Orang yang rapuh akan kesulitan menjalani hubungan keintiman emosional. Hal ini terjadi karena tidak ingin jati dirinya tampak di depan pasangan atau publik.

Dirinya akan menghindari pembicaraan yang sifatnya pribadi dan melibatkan emosi. Keintiman membutuhkan kepercayaan, sehingga bagi orang yang rapuh keintiman merupakan ancaman terhadap pribadinya.

Defensif saat Mendapat Sedikit Kritik

Selain suka mengontrol rekan tim, seseorang dengan kerapuhan mudah defensive ketika mendapat sedit kritik. Sering terjadi di dalam sebuah pebicaraan ketika si rapuh lebih dominan dalam pembicaraan.

Namun ketika mendapat masukan ide saran, dirinya justru emosi, defensif.

Carl Jung pernah mengamati, “Sampai Anda membuat alam bawah sadar menjadi sadar, alam bawah sadar akan mengarahkan hidup Anda dan Anda akan menyebutnya takdir.”

Baca Juga:  Hal-hal yang Dinikmati Kebanyakan Orang Namun Tidak untuk Kaum Introvert

Dengan kata lain, jika tidak mengakui rasa tidak aman yang ada dalam diri maka akan terus bereaksi terhadap setiap kritikan

Kecanduan Membandingan di Media Sosial

Jika seseorang terus-menerus menggulir Instagram atau TikTok membandingkan hidupnya dengan cuplikan sorotan orang lain, bisa dipastikan ada rasa tidak aman dalam perilakunya.

Jika seseorang mengecek notifikasi media sosial hanya untuk mengukur status sosialnya maka mentalnya rapuh untuk kebutuhan validasi.

Cemburu dan Mengontrol Dalam Hubungan

Orang yang rapuh tidak aman akan ditandai dengan kecemburuan. Di permukaan, tampak seperti sikap posesif, tetapi ada rasa takut yang tidak aman di dalam dirinya.

Mengenali kecemburuan adalah tanda ketidakamanan pada seseorang. Tidak sedikit yang kesulitan mengatasi hal ini. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Donald Trump dan Zohran Mamdani / Foto: Anadolu
Presiden Donald Trump Bertemu Wali Kota New York Zohran Mamdani
Selasa, 22 September 2026
Kawasan pemukiman di Sakura, Jepang, terendam banjir akibat Topan Dujuan/ Foto: Reuters.
Topan Dujuan Menyebabkan Hujan Lebat dan Tanah Longsor di Jepang
Selasa, 22 September 2026
Sirajudin Lasena dalam mobil tahanan/ Foto: ANTARA
Sirajudin Meminta Maaf Kepada Warga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Selasa, 22 September 2026
Sirajudin Lasena/ Foto: Ist
KPK Menyita Uang Tunai dalam OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
Senin, 21 September 2026
Sirajudin Lasena/ Foto: ANTARA
KPK Melakukan OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
Senin, 21 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Meta Grup Sempat Mengalami Gangguan 21 September 2026 di Pagi Hari

Andre Taulany dan Amanda Rigby Melangsungkan Pernikahan Secara Private

BTS Tampil di iHearRadioMusic Festival 2026 di Las Vegas AS

Peringatan Dini Angin Kencang dan Topan Dujuan Mengancam Wilayah Jepang

Militer Houthi Bertanggung Jawab Terhadap Serangan di Riyadh, Arab Saudi

More News

Jangan berikan kesempatan kedua kepada manipulator/ foto : freepik

Tipe Orang yang Tidak Pantas Mendapatkan Kesempatan Kedua

Senin, 3 Maret 2025
Kadang sering dilingkupi ketakutan ketika melangkah di tempat baru / Foto : DM news

Mengatasi Perasaan Takut Gagal Karena Mengejar yang Diinginkan

Jumat, 11 April 2025
Introvert diidentikkan dengan kesendirian

Kenali Empat Jenis Introvert yang Dikemukakan Pakar, Kamu Golongan yang Mana?

Rabu, 19 Februari 2025
Ilustrasi penyuka kesendirian / Foto: freepik

Mengenal Ciri-Ciri Lone Wolf, Pribadi Penyuka Kesendirian

Senin, 18 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id