Aktual.co.id – Polda Metro Jaya sudah menerima beberapa bukti terkait laporan tudingan ijazah palsu Joko Widodo. “Ada beberapa barang bukti yang diterima penyelidik, antara lain sebuah flashdisk berisikan 24 link video YouTube dan konten pada media sosial X,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary, Kamis (15/5/2025).
Barang bukti ini diterima polisi dari pihak Jokowi sewaktu melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada 30 April lalu. Selain itu, lanjut Ade Ary, pihak kepolisian menerima dokumen berupa fotokopi ijazah.
“Kemudian ada beberapa dokumen fotokopi ijazah. Kemudian print out legalisir dan fotokopi cover dari skripsi dan lembar pengesahan,” jelasnya.
Statement dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary terkait fotokopi ijazah yang diterima oleh Polda Metro Jaya ini menjadi perbingan publik di media sosial.
“Polisi Terima Barang Bukti Fotokopi Ijazah dalam Kasus Laporan Jokowi “Kemudian ada beberapa dokumen fotokopi ijazah. Kemudian print out legalisir dan fotokopi cover dari skripsi dan lembar pengesahan,” jelasnya. JOKOWI MELAPORKAN ORANG LAIN BERMODALKAN FOTOKOPI IJAZAH!,” ketik
Rismon Hasiholan Sianipar @SianiparRismon.
Postingan dari Rismon Hasiholan Sianipar @SianiparRismon pun mendapat berbagai balasan dari warganet.
“Lu paham legalisir gak? Pas SMP/SMA dibuat legalisir Ijazah agar statusnya sama dengan ijazah asli,” ketik Meong @Ayusaraswatiw12.
Postingan Meong @Ayusaraswatiw12 pun mendapat balasan. “Di tempat kerja gua kalua melamar atau perpanjang kontrak kerja harus bawa ijazah aslinya, karena pernah kejadian ada yang pakai ijazah orang lain,” ungkap Agus Putudewa3 @putudewa32211.
“Kasian banget kerja nunjukin ijazah. Ditahan kan sampe harus nebus? Hahahahaha Udah 2025 masih kerja nunjukin ijazah. Kerja nunjukin skill. Apa tempat kerja lu gaada skill sampe harus nunjukin ijazah?,” ungkap Meong @Ayusaraswatiw12.
“Semakin kocak Harusnya di cari barbuk ijazah aslinya ada apa tidak ??,” ungkap @berkasih_m63350. Postingan ini mendapat komentar
Postingan fotocopy ini menjadi pembicaraan public hingga mencapai 3 ribu postingan yang membicarakan tentang ijazah fotocopy yang diserahkan kepada Polda Metro Jaya. (ndi)
