//Hanung Ajak Mahasiswa UNY Siap Hadapi Industri Kreatif

Hanung Ajak Mahasiswa UNY Siap Hadapi Industri Kreatif

Anak-anak muda seharusnya tidak cuma berorientasi kepada mencari nilai akademik.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menggelar kuliah umum yang kali ini diinisiasi Fakultas Bahasa dan Seni. Pada kesempatan ini, hadir sutradara kenamaan Hanung Bramantyo.

Kuliah umum digelar dengan tajuk Pemberdayaan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni UNY Menuju Insan Unggul dan Cendekia di Era Industri Kreatif. Hanung menilai, membaca jadi prasyarat untuk memasuki industri kreatif.

Tradisi yang dimaksud meliputi teks, bunyi, fenomena dan tanda-tanda. Hal itu sekaligus menjadi prasyarat untuk jadi insan cendekia, yang makna kecendekiaan itu sendiri harus dipahami terlebih dulu.

“Cendekia tentu lebih luas maknanya dari sekadar cerdas,” kata Hanung yang pernah berkuliah di FPBS IKIP Yogakarta yang berubah jadi FBS UNY tersebut.

Ia menilai, anak-anak muda seharusnya tidak cuma berorientasi kepada mencari nilai akademik. Tapi, harus berorientasi kepada pancapaian kompetensi. Maka itu, membaca jadi syarat mutral menjadi manusia unggul.

Selain tradisi membaca yang baik, Hanung menekankan, keberanian harus pula ditumbuhkan. Tidak sekadar pengetahuan, sikap berani sangat penting untuk membentuk keunggulan diri.

Keberanian itu meliputi keberanian untuk memilih, bersikap, mengaku kesalahan, bangkit dan keberanian memulai kembali. Karenanya, generasi akademisi saat ini dirasa penting menumbuhkan itu sejak dini.

“Industri kreatif membutuhkan sikap ini,” ujar Hanung.

Diskusi yang berlangsung sejak Selasa (16/10) pagi sampai siang itu disambut antusias mahasiswa. Hal itu terlihat dari banyaknya mahasiswa yang hadir dan berkeinginan mengajukan pertanyaan.