//Rayakan Hardiknas, Menristekdikti Resmikan Gedung Baru di UI

Rayakan Hardiknas, Menristekdikti Resmikan Gedung Baru di UI

UI telah menyiapkan gedung yang memadai sebagai pusat riset sosial dan politik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Natsir meresmikan gedung Mochtar Riady Social & Political Research Center di Universitas Indonesia (UI) Kamis, (2/5). Peresmian ini sekaligus kegiatan Menristekdikti dalam merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Natsir mengatakan UI telah menyiapkan gedung yang memadai sebagai pusat riset sosial dan politik. Ia menekankan aspek historis gedung tersebut perlu dipertahankan setelah sebelumnya bernama Gedung C FISIP UI.

“Aspek historis dan juga fungsi penting gedung tersebut tetap dipertahankan, yaitu sebagai pusat pembelajaran yang menjadikannya sangat berharga guna mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas,” katanya dalam sambutannya saat peresmian gedung.

Natsir menyebut FISIP UI merupakan salah satu fakultas favorit di UI. Sehingga gedung ini diharapkan bisa digunakan mahasiswa UI dalam mencari ilmu.

“Minat anak muda untuk menimba ilmu di fakultas ini cukup tinggi. Terlihat dari antusiasme mahasiswa baru mendaftar ke sana. Peminatnya juga enggak cuma dari Jawa, tapi dari seluruh Tanah Air,” ujarnya.

Pendiri Lippo Grup sekaligus donatur gedung, Mochtar Riady mengatakan pendirian gedung bertujuan agar UI memiliki fasilitas lengkap guna mengembangkan riset unggulan. Ia menyadari riset saat ini sudah menyentuh ranah ilmu sosial dan politik.

“Saya bahagia karena terus diberi kesempatan memberi sumbangsih guna melayani masyarakat dan membangun bangsa, khususnya bagi kemajuan pendidikan,” tuturnya.

Diketahui, gedung baru tersebut berdiri di areal seluas 2.300 meter persegi dengan tinggi gedung mencapai delapan lantai. Proses pembangunan gedung ini dimulai sejak 2016 dan baru rampung pada Maret 2019. Nantinya gedung ini sudah bisa digunakan untuk perkuliahan tahun akademik 2019/2020. 

Fokus utama kegiatan di gedung itu ialah riset di bidang ilmu sosial dan ilmu politik, selain untuk perkuliahan. Peran Mochtar Riady dalam peningkatan taraf pendidikan di Indonesia bukan kali ini saja. Mochtar sudah menunjukkan kepeduliannya saat terpilih sebagai Ketua Wali Amanat UI pada 2002. Mochtar mencanangkan tiga riset unggulan UI, yaitu nanotechnology, genome dan Information & communication technology.