//Mengajarkan Bilingual Sejak Dini

Mengajarkan Bilingual Sejak Dini

JawaPos.com – Masih banyak orang tua yang takut mengajarkan dua bahasa (bilingual) kepada anaknya. Alasannya, bilingual bisa membingungkan anak dan bahkan mengakibatkan anak terlambat berbicara.

Padahal, faktanya, anak yang bilingual tidak akan mengalami keterlambatan bicara. Sebab, dalam otak manusia lebih dulu ada program Language Acquisition Device (LAD) yang memungkinkan bayi melakukan analisis dan memahami aturan dasar bahasa yang mereka dengar. Jadi, sejak awal anak memiliki kemampuan untuk menguasai lebih dari satu bahasa.

Psikolog anak dan keluarga Roslina Verauli menyatakan, mengajarkan dua bahasa kepada anak memberikan manfaat seperti kemampuan kognitif anak yang lebih baik sehingga anak dapat mengingat, menghafal, menganalisis, serta memiliki konsentrasi yang lebih baik.

“Seorang anak bilingual, selain memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik, akan memiliki kemampuan personal dan sosiokultural yang lebih baik jika dibandingkan dengan yang monolingual,’’ jelasnya.

Jika ingin mengajarkan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, orang tua bisa memulainya dengan memberikan porsi yang seimbang antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia kepada anak. Misalnya, ayah lebih sering berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, sedangkan ibu lebih sering berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

Jika anak mengalami code mixing (campur kode), orang tua tidak perlu khawatir karena hal itu akan hilang sendiri. Ketika anak semakin dewasa, mereka akan bisa membedakan berbagai macam bahasa dan bakal mengerti bagaimana menggunakannya.

EKSPANSIF: Membuka sekolah pertamanya di Jakarta pada 1995, kini EF English First memiliki lebih dari 74 sekolah di 34 kota di seluruh Indonesia. (English First for JawaPos.com)

Ada banyak cara mengajarkan bahasa Inggris sejak dini kepada anak yang bisa dilakukan orang tua. Kunci dalam belajar bahasa Inggris adalah membuatnya menyenangkan. Ciptakan lingkungan belajar yang santai dan lakukan kegiatan yang menarik seperti bermain musik, menonton kartun anak-anak atau film, menyanyikan lagulagu bahasa Inggris, bermain game, atau berpartisipasi dalam bermain. Jika anak-anak memiliki pengalaman positif dalam belajar, mereka ingin belajar lebih banyak tentang bahasa Inggris.

Jika orang tua ingin si kecil merasakan serunya belajar, orang tua bisa mendaftarkan si kecil di EF English First. Berpengalaman lebih dari 50 tahun, EF mengembangkan sistem belajar bahasa Inggris paling efektif, yaitu Efekta™.

Efekta™ menggabungkan pembelajaran di kelas dengan kegiatan interaktif sehingga kegiatan belajar tidak membosankan. Menyambut tahun pelajaran baru sekolah, EF memberikan diskon besar-besaran hingga Rp 2,5 juta dan bonus merchandise eksklusif EF. Orang tua bisa mengunjungi EF.ID/semangatsekolah atau mendatangi EF center terdekat.

EF English First merupakan bagian dari EF Education First, sekolah pelatihan bahasa swasta terbesar di dunia yang didirikan pada 1965 dengan misi membuka dunia melalui pendidikan. Sebagai bagian dari jaringan EF dengan 500 sekolah dan kantor di 53 negara, EF English First telah membantu lebih dari 15 juta siswa belajar bahasa Inggris.

Membuka sekolah pertamanya di Jakarta pada 1995, kini EF English First memiliki lebih dari 74 sekolah di 34 kota yang tersebar, baik di ibu kota provinsi maupun kabupaten di seluruh Indonesia. Secara global, EF memiliki lebih dari 500 sekolah dan kantor di 53 negara di seluruh dunia.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : adv/tih/c5/wir