//Unhas Targetkan Jadi Universitas Kelas Dunia 2020

Unhas Targetkan Jadi Universitas Kelas Dunia 2020

Unhas menargetkan setiap fakultas menggelar konferensi internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Nasrum Masri mengemukakan Unhas tengah berupaya mencapai target sebagai salah satu universitas berstandar kelas dunia pada 2020.

“Kita targetkan setiap fakultas menggelar konferensi internasional agar terbentuk kerja sama dengan berbagai pihak dari luar negeri untuk mendapatkan brand internasional,” ujarnya saat mewakili Rektor Unhas pada International Conference On Nutrition And Public Health (ICNPH) di Makassar, Jumat (2/8).

Menurutnya, kegiatan bertaraf internasional seperti ICNPH memiliki poin yang sangat besar dengan penilaian sekitar 60 persen sehingga mengharapkan berbagai fakultas di Unhas juga melakukan hal yang sama. Adapun upaya yang telah dilakukan Unhas untuk mencapai target World Class University tersebut di antaranya, menggenjot para dosen luar negeri berkunjung dan berkomitmen dalam bentuk kerja sama.

Selain itu, mahasiswa juga didukung melakukan studi ke luar negeri (sister school) serta menfasilitasi mahasiswa dari luar negeri bertandang dan belajar di Unhas. “Sehingga nama Unhas bisa semakin diperhitungkan. Karena saat ini Unhas menempati posisi delapan untuk seluruh universitas di Indonesia dan kita masih dalam level ASEAN,” ujarnya.

Oleh karena itu, Nasrum yang juga Guru Besar Bidang Riset dan Inovasi itu sangat mengapresiasi kegiatan ICNPH yang diinisiasi Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas. Terlebih, ICNPH merupakan konferensi internasional pertama yang digelar di Indonesia dengan mengangkat isu percepatan penanganan stunting.

“Mengenai isu stunting, kita di Unhas memang telah memiliki beragam kegiatan untuk mengatasi hal ini dan telah menekankannya pada medical faculty (fakultas kesehatan),” ujar spesialis mikrobiologi itu.

Diharapkan ICNPH bisa meningkatkan kapasitas Unhas melalui peningkatan indeks pengetahuan terkait stunting lewat makalah dan 50 jurnal yang siap didaftarkan terkait kegiatan ini. Alhasil menghadirkan semakin banyak promotor untuk program studi gizi dan nutrisi.