//Mahasiswa UMM Hadirkan Desa Hijau

Mahasiswa UMM Hadirkan Desa Hijau

Konsep penghijauan diintegrasikan dengan program hidup sehat dan kerajinan tangan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 98 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menghadirkan Desa Hijau di dusun Tambak Rejo, Desa Plandi, Kabupaten Malang. Konsep ini bahkan telah diresmikan Camat Wonosari, beberapa waktu lalu.

Koordinator Desa KKN 98 UMM, Dandy M. Reza menjelaskan, program yang dihadirkan berkonsep kawasan penghijauan. Konsep ini terintegrasi dengan berbagai aspek yaitu program hidup sehat dan kerajinan tangan. “Serta pengelolaan sampah yang baik dan benar,” kata Dandy.

Penanggung jawab pelaksana, Sulistyoningrum Dalu Lestari berharap, konsep desa hijau dapat memberikan dampak positif pada Dusun Tambak Rejo. Hal ini setidaknya tidak dipandang sebelah mata sebagai dusun terpencil. Namun dikenal sebagai dusun yang memiliki berbagai potensi di segala hal seperti sayuran, dan lainnya.

Sementara itu, Camat Wonosari A Muzaki juga mengungkapkan harapan positif dengan adanya desa hijau. Ia mendorong agar warga desa ini menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan untuk kebutuhan keseharianya. “Berharap program ini tidak berhenti pada saat peresmian, tapi diteruskan masyarakat dusun Tambak Rejo,” jelasnya, dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Jumat (30/8).

Muzaki juga mengungkapkan, pemimpin desa telah menyanggupi untuk melanjutkan dan mengembangkan program ini lebih luas lagi di dusun lainnya. Hal yang pasti, masyarakat diharapkan dapat menjadi lebih peduli lingkungan lewat desa hijau tersebut.