//Bahasa Indonesia Resmi Diajarkan di Kampus Al-Azhar Mesir

Bahasa Indonesia Resmi Diajarkan di Kampus Al-Azhar Mesir

Bahasa Indonesia menjadi bahasa asing ke-16 yang diajarkan di Universitas Al-Azhar.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO – Bahasa Indonesia resmi diajarkan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Program pembelajaran Bahasa Indonesia di Mesir tersebut diresmikan oleh Rektor Universitas Al-Azhar Muhammad Husein Al-Mahrosowi, Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzi, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sofyan Anif, Rektor UGM Panut Mulyono dan Wakil Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Isyroqun Najah, bertempat di Universitas Al-Azhar Mesir, Rabu (9/10).

UMS, UGM dan UIN Malang menjadi pelopor program studi Bahasa Indonesia di universitas tersebut. Pembelajaran Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar merupakan bentuk kerjasama tiga perguruan tinggi di Indonesia dengan Al-Azhar.

Rektor Al-Azhar Muhammad Husein Al-Mahrosowi mengatakan Bahasa Indonesia menjadi bahasa asing ke-16 yang diajarkan di Universitas Al-Azhar. Bahasa Indonesia menempati urutan ke-6 bahasa yang sering digunakan di dunia.

“Ini merupakan bentuk kongkrit kerjasama, Indonesia membantu Universitas Al-Azhar dalam membuka Prodi Bahasa Indonesia di universitas terkemuka di Mesir,” ungkapnya.

Rektor UMS Sofyan Anif mengatakan pembukaan Prodi Bahasa Indonesia di universitas terkemuka di Mesir menunjukkan Bahasa Indonesia diakui dan mendapat tempat di hati orang-orang Mesir.

“UMS merasa punya tanggung jawab besar untuk bangsa. Mengapa kami support penuh karena dalam pembukaan pembukaan prodi ini UMS berkepentingan sebagai leading sector Perguruan Tinggi Muhamamdiyah (PTM). Apalagi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Mesir sudah berdiri tegak dan siap mendukungnya secara total,” ucap Sofyan Anif.

Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi berharap Bahasa Indonesia semakin dikenali dan diminati oleh para mahasiswa di Universitas Al Azhar. KBRI juga siap membantu untuk kepentingan kerjasama antar perguruan tinggi tersebut.

Sementara itu, Rektor UGM Panut Mulyono, mengaku senang dengan pembukaan Prodi Bahasa Indonesia di Mesir yang diinisiasi ketiga kampus tersebut. “Saya selaku pimpinan UGM merasa senang dengan adanya program ini. Apa yang kami lakukan adalah sebagai bhakti UGM untuk negeri,” ujarnya.

Kunjungan Rektor beserta rombongan tersebut dalam rangka kerjasama pendidikan dengan beberapa universitas di Mesir, khususnya universitas Al-Azhar. Rektor UMS bersama Rektor UGM dan Rektor UIN Malang menjalin kerjasama dengan Al-Azhar dalam rangka pembukaan pembelajaran Bahasa Indonesia di Fakultas Bahasa dan Tarjamah Universitas Al-Azhar.