//UI Bantu Desain Fasilitas Air Minum Gratis di Muntok, Bangka Barat

UI Bantu Desain Fasilitas Air Minum Gratis di Muntok, Bangka Barat

JawaPos.com – Tim Pengabdi Masyarakat Departemen Arsitektur Universitas Indonesia bersama warga Muntok, tengah merencanakan pemanfaatan ruang publik sebagai sarana edukasi lingkungan sehat, dengan membangun fasilitas air siap minum gratis (Drinking Fountain) guna mendukung pariwisata di Kota Muntok, Bangka Barat.

Selain memiliki wisata pantai yang indah dan mempesona, kabupaten Bangka Barat juga memiliki wisata budaya yang dapat dijumpai di Kota Muntok Bangka Barat. Muntok yang dahulu merupakan kota pelabuhan, punya peran penting dalam masa pemerintahan kolonial Belanda.

Keberadaan Muntok yang memiliki peran penting pada masa kolonial, menghadirkan kerberagaman dan meninggalkan begitu banyak bangunan bersejarah yang hingga saat ini masih dapat dinikmati. Beberapa diantaranya seperti Museum Timah Muntok.

“Dengan dibangunnya fasilitas air siap minum ini, diharapkan dapat turut menunjang wisata bersejarah di Kota Muntok,” ujar Prof. Kemas Ridwan Kurniawan S.T., M.Sc., Ph.D, Guru Besar Arsitektur Universitas Indonesia dan ketua tim pengabdi masyarakat UI di Jakarta, Senin (23/12).

Percobaan unit purwarupa Drinking Fountain oleh Prof. Kemas Ridwan Kurniawan S.T., M.Sc., Ph.D. (Istimewa)

Selain warga dan Muntok Heritage Community, perencanaan fasilitas air minum gratis ini juga didukung PDAM Sejiran Season Bangka Barat, Pemerintah Setempat, dan Balai Pengembangan Instrumentasi LIPI. Rancangan unit drinking fountain disediakan oleh LIPI, lalu pengoperasian dan pemeliharaan akan dipandu oleh PDAM Bangka Barat.

Nantinya desain shelter pelindung untuk drinking fountain rancangan UI akan dibuat menyerupai tipologi bangunan sekitar, sehingga dapat membaur dengan lingkungan sekitarnya.

Rencananya, fasilitas air minum ini akan dibangun pertama kali di Museum Timah Muntok, Bangka Barat. Lalu akan disusul dengan penyediaan di titik-titik objek wisata lainnya di sekitar Muntok. Selain dapat mengakomodasi kebutuhan air minum bersih wisatawan, Dibangunnya fasilitas ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya lingkungan yang sehat.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM