//Sampaikan 1 berita keburukan dan sampaikan 10 berita kebaikan
Sampaikan 1 berita keburukan dan sampaikan 10 berita kebaikan

Sampaikan 1 berita keburukan dan sampaikan 10 berita kebaikan

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayianak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Hal ini membuat beberapa negara di luar negeri menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona.

Dalam kasus virus corona ini masyarakat yang memiliki gejala gejala yang telah dijelaskan diatas nantinya akan masuk kedalam bagian bagian ini :

  1. ODP ( Orang Dalam Pemantauan )
  2. PDP ( Pasien Dalam Pengawasan )
  3. POSITIF ( yang sudah dapat dipastikan terkena virus tesebut dan harus di isolasi )
  4. SEMBUH ( orang yang telah postif corona dan sudah melewati serangkaian penyembuhan dan telah dinyatakan sembuh )
  5. MENINGGAL ( orang yang terkena virus corona dan kemudian meninggal )

 

Di indonesia sendiri hingga saat ini kasus mengenai COVID-19 ini mencapai 2.956 dan total pasien atau masyarakat yang sembuh dari virus COVID-19 ini mencapai 222. Itu untuk skala Negara Indonesia. Kalau dilihat dari sisi aspek provinsi jawa timur tingkat pasien yang postif corona mencapai 196 pasien, PDP 1.185, ODP 12.314 dan sembuh mencapai 46 pasien. Jika diperkecil lagi dilihat dari aspek kota Surabaya tingkat pasien yang positif corona mencapai 84, PDP 416, ODP 1.056 dan Sembuh mencapai angka 25 pasien. Data ini terkahir diperbaharui oleh Suara Surabaya Media per tanggal 8 April 2019.

Jumlah ini terus meningkat per harinya bisa dari yang statusnya ODP ( Orang Dalam Pengawsan ) menjadi PDP atau bahkan langsung positif terkena virus corona. Ada juga yang pasien ODP ataupun PDP ( Pasien Dalam Pengawasan ) yang tidak positif viruss tersebut. Dan jika yang sudah positif terkena virus tersebut nantinya bisa sembuh atau bahkan bisa meninggal.

Dan di Indonesia sendiri sudah beberapa wilayah yang terkena zona merah atats persebaran virus Covid-19 ini. Artinya persebaran virus di area zona merah ini begitu cepat sehingga banyak orang yang berstatus ODP, PDP, bahkan positif dengan cepat.

penyebaran virus corona

 

Dengan adanya virus seperti ini yang cepat menular dan cepat persebarannya bahkan orang atau masyarakat yang terkena virus tersebut bisa tidak sama sekali menunjukan gejal-gejalanya. Yang dimana dapat diartikan orang atau masyarakat yang terlihat sehat bisa jadi orang tersebut sudah terkena COVID-19 dan tanpa orang itu sadari dirinya sudah terkena virus. Dan menjalani kegiatan di luar sana yang dimana bertemu dengan banyak orang secara tidak langsung orang tersebut sebagai kurir atas virus tersebut untuk sampai kebanyak orang.

Banyak masyarakat yang panik dengan kedatangan virus ini. Dimana virus ini tak terlihat dan mudah tertularkan dengan cepat. Kurangnya pengetahuan tentang virus ini yang menyebabkan banyak orang yang panik hingga merasa tidak terjadi apa apa dengan kedatangan virus ini.

Kepanikan tersebut mulai dari panik mencari masker, handsanitizer hingga bahan bahan sembako dan bahan makanan. Yang pada akhirnya semua barang barang tersebut melonjak tinggi harganya di pasaran hingga tidak masuk akal.

Kepanikan juga terjadi jika di daerah sekitarnya sudah ada orang yang positif terkena virus corona ini. Orang orang disekitar daerah pasien yang terkena virus ini boleh waspada dan menjaa diri dan lingkungan tetapi tidak perlu panik. Orang yang baru dinyatakan ODP ataupun PDP langsung di vonis dengan orang tersebut positif kepanikan seperti itu yang harusnya tidak dilakukan oleh masyarakat sekitar.

Seperti yang terjadi di perumahan gunung sari indah, kecamatan karang pilang kota surabaya yang dimana tempat tinggal saya juga diperumahan tersebut.

Suatu hari di grup keluarga saya heboh dengan kiriman yang dikirim oleh ibu saya mengenai tetangga yang terkena virus corona. Dalam postingan tersebut menceritakan bahwa seoang suami dan istri terkena paparan virus corona yang dimana berita yang tersebar di grup tersebut diterangkan bahwa yang menyampaika pesan ini yaitu warga yang mengantarkan suami istri tersebut. Semakin valid data yang tersampaika melalui gru grup warga karena yang menulis pesan tersebut yaitu orang yang langsung mengetahui kejadiannya.

Assalamualaikum.. Selamat malam bapak ibu warga perumahan gunung sari indah. Mohon perhatiannya. Saya atas nama Pri Syahisti menuliskan pesan ini bahwasannya warga RT 8 GSI blok AB no.6 dinyatakan positif covid-19 oleh RSAL dr ramelan. Beliau sebelumnya jamaah masjid abu adenan. Dengan kronologi sebagai beikut. Kemain pagi beliau ( pak budi ) mengeluh sakit ketika BAK ( buang air kecil ) kencingnya darah, kemudia disampaikan ke istri beliau ( istri pak budi ) kepada saya ( syahesti ) kemudian karena saya pernah dinas dan sudah pensiun di poli gigi RSAL menghubungi teman di RSAL untuk disiapkan melakukan pemeriksaan. Selanjutnya perjalanan ke IGD RSAL yaitu bertiga dengan mengendarai mobil yang dimana di dalamnya ada pak budi dengan isyrinya dan saya syahesti. Setelah sampai di RSAL langsung masuk ke ruang IGD RSAL setelah menurunkan pak budi dan istri saya langsung kemabli pulang dikarenakan ada sebuah pekerjaan. Pada saat saya dijalan saya mendapatkan kabar dari teman saya bahwa pak budi dan istri telah terkena virus corona dan menyuruh saya sebagai yang mengantar mereka untuk periksan dan melakukan karantina pribadi.

Itu merupakan pesan yang tersebar di semua grup perumahan gunung sari indah karena sebelumnya perumahan gunung sari indah tidak ada satu orang pun yang menjadi kasus virus ini. Dengan rasa panik cemas dan wasawas masyarakat prumahan ini mendapatkan berita tersebut.

Keesokan harinya tim pemadam kebakaran mendatangi perumahan gunung sari indah untuk menyemprotkan cairan desinfektan dari udara untuk mencegah virus tersebut tidak tersebar ke penghuni perumahan yang lain

Setelah proses penyemprotan oleh pemadam kebakaran keesokan harinya saya menanyakan kabar kedua orang tua ilham dimana ilham ini merupakan anak dari suami istri yang positif corona tersebut.  Dan ilham pun sebagai anak belum mengetahui  “ sampai saat ini hasil lab belum keluar jadi saya masih belum tau keadaannya “ . ilham sebagai anaknya saja belum mengetahui keadaannya tetapi kabar diluar sana telah menyebutkan bahwa kedua orang tua ilham sudah positif.

Ilham pun mendapatkan kabar setelah menunggu beberapa hari kemudia “ ternyata kedua prang tua saya negatif dari virus corona tetapi ayah saya yang terkena penyakit kencing batu “ bilang ilham setelah semua hasil lab dan semua hasil pemeriksaan telah keluar. Tetapi sudah terlanjur bahwa yang tersampaikan di masyarakat yaitu kedua orang tua ilham positif virus corona. “ biarkan saja nanti masyarakat akan mengetahui yang sebenarnya gimana.

 

Menurutmu gimana ini orang yang telah menyebarkan sebuah berita ketidak benaran “ harusnya  berita ini tidak tersebarkan dengan menyatakan bhwa kedua orang tua saya positif dikarenakan hasil lab dan hasil hasil yang lain sebelum keluar. Ini yang menjadikan sebuah kepanikan masyarakat yang berlebihan. Alangkah lebih baiknya kalau sampaikanlah berita berita yang memiliki nilai positif seperti berita kesembuhan dan berita berita gembira lainnya

Dengan adanya kejadian janganlah orang yang mengalami sakit dengan gejala-gejala yang sama dengan gejala-gejala yang timbul karena viruss corona langusng dihakimi dan di vonis orang itupositif corona. Kita boleh waspada tapi jangan seperti itu, tunggu hasil lab dan hasil tes dari orang yang bersangkutan apakah dirinya positif atau negatif. Jangan meneybarkan sebuah berita hoax yang mengakibatkan kekacauan