//Kunjungi Rumah Tetangga, Warga Tetap Jaga Jarak
Kunjungi Rumah Tetangga, Warga Tetap Jaga Jarak

Kunjungi Rumah Tetangga, Warga Tetap Jaga Jarak

Suasana ibu-ibu lagi main ke rumah tetangga tetap jaga jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19. (dok.pribadi)

 

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya sudah melaksanakan Physical Distancing dengan adanya Covid-19 di Surabaya yang terus meningkat. Jaga jarak dilakukan oleh warga saat berkunjung ke rumah tetangga di Jalan Kedung Baruk gang 16B Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, Rabu (8/4).

Kunjungi Rumah Tetangga, Warga Tetap Jaga Jarak

Tujuan dilaksanakan Physical Distancing untuk memutus penyebaran virus corona (Covid-19). Warga berkunjung hanya sekedar bermain dan tetap jaga jarak. Sebelum berkunjung warga mencuci tangan terlebih dahulu. Dengan adanya Physical Distancing warga lebih waspada dan menghindari keramaian. Meski hanya berkunjung di rumah tetangga harus waspada tetap berhati-hati dan menjaga jarak. Physical Distancing tetap dilakukan hingga keadaan benar-benar membaik.

““Ini ada tetangga main-main kerumah ya tetap menjaga jarak dan warga disini tidak menerima tamu dari luar kampung ini. Jadi ya menerima tamu dari lingkungan kampung sini saja dan tidak beramai-ramai. Seperti saat ini saya hanya bertiga kita juga menjaga jarak untuk memutus penyebaran Covid-19, sebelum berkunjung kita mencuci tangan untuk menjaga kebersihan,” ujar Rita.

Warga tetap patuhi aturan jaga jarak dan selalu jaga kebersihan

Masyarakat tetap mematuhi peraturan pemerintah untuk tetap menjaga jarak saat berkunjung ke rumah tetangga. Warga menjaga kebersihan untuk memutus penyebaran Covid-19. Didepan rumah-rumah disediakan air dan sabun cuci tangan sebelum berkunjung kerumah tetangga untuk memutus penyebaran Covid-19.

“”Jadi selalu dirumah tidak kemana-mana dan kalau keluar saya hanya belanja kebutuhan, terus biasanya tetangga dateng kerumah tapi ya jaga jarak dan dengan adanya Physical Distancing covid-19 segera berakhir, dan kita harus tetap menjaga kebersihan dan jaga jarak,” ”ujar Rita.

Polda Jawa Timur menutup Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan sebagai penerapan kawasan Physical Distancing untuk memutus penyebaran virus Corona (Covid-19). Penerapan jalur tertib di dua area jalan ini berdasarkan hasil evaluasi penerapan kawasan Physical Distancing pada akhir pekan lalu tepatnya 27-29 Maret 2020. Kebijakan ini sangat efektif dan mendapat dukungan dari masyarakat. Penutupan pertama diberlakukan siang hari mulai pukul 10.00 hingga 15.00. Selepas pulul 15.00, jalan akan dibuka kembali. Selanjutnya pada malam hari mulai pukul 18.00 hingga 23.00, dua jalan tersebut akan ditutup kembali. Pada hari Sabtu dan Minggu serta tanggal merah penutupan dilakukan pada malam hari yakni mulai pukul 18.00 sore sampai 06.00 keesokan harinya. (VNA)