//JAGA DAYA TAHAN TUBUH DENGAN KONSUMSI JAMU TRADISIONAL

JAGA DAYA TAHAN TUBUH DENGAN KONSUMSI JAMU TRADISIONAL

 

Ramadan kali ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini umat muslim menjalankan puasa di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Kondisi ini juga membuat kita penting untuk terus menjaga imunitas tubuh.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tadisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr. Inggrid Tania, M.Si mengatakan sebaiknya mengonsumsi jamu 2 kali sehari di bulan Ramadan yakni saat berbuka dan sahur.

Dikatakan, jamu bisa menangkal virus karena meningkatkan imunitas kita, virus tidak akan berkembang di sel-sel tubuh jika kita tidak menyediakan makanan virus yakni dengan mengurangi gula, sumber gula yakni karbohidrat.

“Selama puasa kita bisa minum dua kali sehari yaitu pada saat sahur dan berbuka,” ujar dr. Tania dalam acara diskusi online, Selasa (28/4/2020).

Selain jamu, kamu bisa coba minum jus wheatgrass, Kombucha atau Bone Broth untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Prinsipnya sama dengan ramuan jamu tradisional, yaitu meningkatkan daya tahan tubuh dari dalam, terutama dari sistim pencernaan. Dengan sistim pencernaan yang baik dan didukung oleh ekosistim mikroba yang seimbang, tubuh kita akan lebih tahan terhadap penyakit.

Hal paling efektif adalah meningkatkan daya tahan tubuh kita dari dalam dengan minum jamu atau minum ramuan tradisional yang sudah dipercaya dari jaman dulu. Menjaga kesehatan memang harus dimulai dari dalam. Semua berawal dari perut kita. Kalau sistim pencernaan, mikroba perut terjaga dengan baik, tentunya tubuh kita akan lebih aman dari serbuan virus yang masuk.

(JHN)