//Organisasi Mahasiswa Ketika Pandemi Covid-19

Organisasi Mahasiswa Ketika Pandemi Covid-19

Banyak hal yang bisa dilakukan ketika #dirumahsaja. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak juga kegiatan yang sudah direncanakan akhirnya terbengkalai. Pun begitu yang dialami para aktivis kampus. Terbiasa menyiapkan program kerja untuk satu periode ke depan, hampir seluruh kegiatan yang dilakukan tahunan lumpuh seketika. Ada beberapa
kegiatan yang bisa diadaptasi dengan dilaksanakan melalui online, ada juga beberapa proker yang mau tidak mau harus ditinggalkan sampai pandemi ini berakhir.

Salah satu aktivis kampus, Jafar Shodiq mengungkapkan sedikit kesulitan berkomunikasi akibat pandemi COVID19 ini. Beberapa organisasinya -baik di dalam kampus maupun di luar kampus terganggu. Namun, mau tidak mau roda kepengurusan harus tetap berjalan. Sehingga, kegiatan rutin, seperti rapat dilakukan melalui video call atau group chat. Dan beberapa program diganti menjadi kegiatan bakti sosial bagi-bagi masker atau sosialisasi bahaya virus corona kepada
masyarakat.

“Susahnya di komunikasi, karena setiap individu nggak kondusif dan nggak terkontrol. Dan beberapa program kerja terpaksa diadaptasi dilakukan melalui online. Kemudian, ada beberapa program kerja tambahan, seperti gerakan peduli #COVID19 ¬†semacamnya” ujar Jafar.

Meskipun terlihat lebih praktis berkomunikasi via online, nyatanya tidak semua aktivitas dapat dilakukan melalui online. Terlebih, komunikasi melalui online sering terjadi gangguan sinyal atau kuota internet.