//Pertandingan Flag Football Ditunda Untuk Semua

Pertandingan Flag Football Ditunda Untuk Semua

Selain roda perekonomian yang berhenti akibat berhentinya pola aktivitas masyarakat, kegiatan olahraga yang menjadi kebutuhan untuk beberapa masyarakat juga ikut tertahan. Tidak terkecuali Flag Football.

Olahraga yang diadaptasi dari American Football ini dimainkan secara berkelompok. Dalam satu tim, terdapat 8 tim offensive dan 8 tim defensive. Sehingga dalam permainannya, tentu menimbulkan kerumunan.

Sejak kasus COVID19 terdeteksi di Indonesia hingga diterapkannya aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar, red) di Jawa Timur, komunitas Indonesia Flag Football Association Regional Surabaya (IFFA Surabaya, red) memutuskan untuk memberhentikan latihan dan pertandingan flag football, guna menghindari adanya potensi kerumunan dan meminimalisir adanya penularan virus. Ketua IFFA Surabaya, Rizky Maulana mengungkapkan peniadaan latihan dan tertundanya jadwal
pertandingan harus dilakukan.

“Dengan ini (peniadaan latihan dan pertandingan secara sementara, red) secara nggak langsung adalah usaha kami untuk membantu pemerintah dan sesama dalam menyelesaikan permasalahan virus ini. Karena COVID19 bukan masalah
pemerintah lagi, tapi masalah dunia. Kita menunda semuanya untuk kepentingan bersama” ujarnya.

Diketahui bahwa, pada 28 April 2020, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa memutuskan melakukan PSBB untuk kota Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Sehingga, ruang gerak masyarakat sangat dibatasi guna menekan angka penularan virus. Termasuk kegiatan olahraga yang tidak bisa dilaksanakan seperti biasa.