//PSBB HAMBAT JUAL BELI ONLINE ?

PSBB HAMBAT JUAL BELI ONLINE ?

Ilustrasi jual beli online. (Sumber gambar : dokumentasi pribadi/Aisyah Bariyana)

PSBB mulai diberlakukan di berbagai daerah yang masuk zona merah COVID-19. Tak sedikit masyarakat yang terkena dampak dari efek PSBB ini. Namun, adakah pengaruh PSBB terhadap sendi perekonomian masyarakat, khusunya di bidang transaksi jual beli online?

Nyatanya banyak seller yang merasakan dampak signifikan pada usahanya. Mulai dari sepinya pembeli hingga turunnya omzet. Dana ekstra juga harus dikeluarkan oleh para penjual untuk menyemprot barang dagangannya agar steril.

Salah satunya adalah Uci, pemilik online shop yang bergerak di bidang jasa penitipan.

“Omzet kami turun 30 persen karena customer tidak sebanyak biasanya, selain itu kami juga harus menyemprot disinfektan sebelum barang dikirim untuk menjaga kepercayaan konsumen.”

Masalah lain muncul dari sisi pengiriman. Barang yang seharusnya dikirim dalam waktu 2-3 hari, saat ini akibat penerapan PSBB, customer harus menunggu hingga 4 hari. Menurut Uci pengiriman lewat ekspedisi juga tidak semudah dulu.

“Dulu saya pakai kurir dari JNE dan J&T tapi semenjak COVID-19 ini J&T jadi susah untuk dilacak jadi saya sekarang hanya menggunakan JNE”

Keluhan mengenai jasa ekspedisi juga dirasakan oleh Sania, salah satu customer online shop.

“Paket saya lebih lama sampainya, selain itu agak ribet juga karena harus ngikutin beberapa prosedur yang diterapkan platform jual beli online misalnya memperpanjang garansi. Karena enggak semua ekspedisi bisa dipakai waktu PSBB ini, jadi ekspedisinya beda antara yang ditulis di aplikasi dengan kenyataannya. Akibatnya paket saya tidak bisa saya track sampai mana.” ujar Sania.

Meskipun tahu berbelanja online relatif aman dan mendukung program physical distancing namun Sania memilih untuk berhenti sejenak melakukan aktivitas belanja onlinenya.

“Saya enggak masalah dengan keterlambatan pengiriman tapi masalahnya paket saya jadi tidak bisa dilacak. Sepertinya saya mau menunda beli-beli di olshop lagi, takut keulang soalnya”. tutur Sania saat diwawancarai.