//SEPI PEMBELI PENJUAL PECEL DI MANUKAN BERALIH BERJUALAN ONLINE
SEPI PEMBELI PENJUAL PECEL DI MANUKAN BERALIH BERJUALAN ONLINE

SEPI PEMBELI PENJUAL PECEL DI MANUKAN BERALIH BERJUALAN ONLINE

 

Surabaya (30/4) – Adanya pandemi Covid-19 ini membawa dampak besar bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya para pedagang kecil yang biasa berjualan setiap hari. Banyak pedagang yang mengaku sepi  pembeli dikarenakan adanya himbauan pemerintah untuk melakukan social distancing atau melakukan berbagai kegiatan dari rumah.

Untuk menyiasati hal tersebut, banyak sekali para pedagang yang beralih berjualan secara online. Salah satunya, Sigit Pamungkas yang merupakan seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Ibunda Sigit adalah penjual pecel yang setiap harinya berjualan di daerah sekitar rumahnya. Namun semenjak adanya pandemi Covid-19 ini, omsetnya menurun drastis dikarenakan sepi pembeli. Untuk membantu usaha ibunya, Sigit menyiasati hal tersebut dengan beralih berjualan pecel secara online. Harga yang ditawarkan melalui online sama ketika berjualan seperti biasa.

“Munculnya ide berjualan online ini sih ya gara-gara adanya pandemi virus corona. Terus karena berpengaruh juga ke omset, akhirnya muncul ide itu. Ternyata setelah saya beralih ke jualan online ini lumayan pembelinya. Ya walaupun saya juga kadang-kadang harus nganter pesenan pecelnya karna ada yang gamau ngambil kerumah.” ujar Sigit Pamungkas.

Source : intagram bu nunuk

Dengan berjualan secara online ini, dapat menghindari kerumunan yang dapat menyebabkan menyebarnya Covid-19. Selain itu hal tersebut dilakukan untuk terus menjalankan perekonomian khususnya bagi pedagang kecil dan UMKM.

Sigit berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir, tidak hanya di Kota Surabaya saja namun juga di seluruh Indonesia dan dunia. Agar bisa pulih kembali seperti biasanya.