//Anwar Abbas Sebut Mendiang Abdul Malik Fadjar Sosok Pejuang Pendidikan

Anwar Abbas Sebut Mendiang Abdul Malik Fadjar Sosok Pejuang Pendidikan

JawaPos.com – Salah satu tokoh Muhammadiyah, Abdul Malik Fadjar, meninggal dunia pada Senin (7/9) kemarin, pukul 19.00 WIB. Kabar duka mendalam bagi dunia pendidikan Indonesia.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan bahwa mendiang Malik Fadjar merupakan sosok pejuang pendidikan. “Prof Malik Fadjar adalah seorang pejuang pendidikan yang dikenal gigih dan tidak pernah mengenal lelah serta selalu optimistis,” ungkapnya.

Almarhum yang meninggal dalam usia 81 tahun tersebut seperti diketahui pernah menjabat sebagai Menteri Agama pada 1998-1999. Almarhum kemudian menjadi Menteri Pendidikan pada 2001-2004.

Menurut Anwar, jabatan almarhum itu tidak terlepas kaitannya dengan keberhasilannya di dalam memajukan kampus yang dia pimpin, di samping kiprah beliau di organisasi Muhammadiyah yang telah banyak melahirkan kader-kader muda yang tangguh dan andal. Salah satu kader dan anak didiknya adalah Muhadjir Effendy yang sekarang adalah Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Selain itu, Malik pun juga dikenal sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode 1983-2000. Bersamanya, kampus tersebut bisa menjadi salah satu universitas swasta terkenal di Indonesia.

“UMM ini merupakan salah satu universitas dan perguruan tinggi unggulan di lingkungan Muhammadiyah dan menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang diperhitungkan di negeri ini,” ujarnya.

Anwar yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengingat salah satu pesan yang disampaikan oleh Malik. “Saya ingat betul, kalau Anda mau mengurus dan mau memajukan perguruan tinggi Anda, maka tekunilah dan uruslah secara bersungguh-sungguh. Dan beliau itu saya lihat sangat tidak suka kepada rektor yang senang berjalan-jalan dan tidak betah di kampus,” terangnya.

“Semoga semua amal ibadah yang telah beliau lakukan akan menjadi pahala bagi beliau sehingga hal itu semua nanti akan dapat menolong beliau ketika berada di depan pengadilan Tuhan nanti di hari akhir. Amin,” sambung Anwar.