//Tak Tahu Ada Kuota Gratis, P2G: Sosialisasi dan Kesadaran Masih Rendah
Tak Tahu Ada Kuota Gratis, P2G: Sosialisasi dan Kesadaran Masih Rendah

Tak Tahu Ada Kuota Gratis, P2G: Sosialisasi dan Kesadaran Masih Rendah

JawaPos.com – Berdasarkan survei nasional Arah Survei Indonesia (ASI) yang dilakukan per 7 sampai 11 Oktober 2020, dari 1.000 responden, disebutkan masih ada warga pendidikan yang belum mengetahui informasi mengenai bantuan kuota gratis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Atas hal itu, Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menilai bahwa ini dikarenakan sosialisasi yang masih belum menyentuh sampai ke akarnya. Sebab, jika sosialisasi dilakukan dengan gencar, maka angka 20 persen responden tersebut bisa ditekan.

“Ini persoalan pada sosialisasi yang kurang gencar di level dinas pendidikan (disdik) dan kepala sekolah, saya pernah mendapat laporan di Mimika, Papua melalui jaringan kami, mereka nggak tau ada bantuan kuota,” ungkap dia kepada JawaPos.com, Minggu (18/10).

Selain itu, ia juga merasa bukan hanya dari sosialisasi disdik dan kepala sekolah, orang tua pun juga harusnya memiliki tanggung jawab untuk mengetahui bantuan kuota gratis ini. Namun, karena kesadaran akan haknya masih kurang, maka mereka tidak tahu dan mencari tahu.

“Saya rasa kenapa masih ada responden yang belum tau, karena kurang sosialisasi dari disdik dan kepala sekolah. Ditambah lagi belum munculnya kesadaran atau hak yang dimiliki oleh siswa atau orang tua, mestinya kalau orang tua siswa itu memiliki akses terhadap informasi ini, mereka bisa pro aktif ke sekolah, bertanya dan mempertanyakan,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta agar Kemendikbud dapat lebih gencar lagi dalam memberikan informasi mengenai subsidi di tengah pandemi ini.

“Bantuan 4 bulan ke depan (sampai Desember) ini harus secara masif dilakukan sosialisasi ini oleh Kemendikbud dan disdik. Mestinya kemendikbud menekan betul ke disdik daerah dan kepala sekolah sehingga daerah-daerah yang belum tau jadi tau,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif ASI Ali Rifan menyayangkan masih banyaknya yang belum mengetahui adanya bantuan kuota gratis. “Apakah tahu ada bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud? 20,0 persen menjawab tidak tahu. Dan ada 1,1 persen yang tidak bisa menjawab,” terangnya dalam webinar Polemik dan Presepsi Publik Terhadap Bantuan Kuota Internet, Jumat (16/10).

Sedangkan, yang mengetahui adanya bantuan sebesar 78,9 persen. Untuk itu, menurut Ali, sosialisasi ini harus dimaksimalkan lagi oleh pihak Kemendikbud. (*)

Saksikan video menarik berikut ini: