//PM Etos ID Diharapkan Aktif Belajar Selama Kuliah
PM Etos ID Diharapkan Aktif Belajar Selama Kuliah

PM Etos ID Diharapkan Aktif Belajar Selama Kuliah

Aktif belajar softskill dan hardskill selama perkuliahan berdampak baik bagi siswa

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Sebanyak 121 PM Etos ID Angkatan 2016 dari 16 PTN terbaik di Indonesia mengikuti kegiatan Lepas Juang Etos ID Angkatan 2016 yang diselenggarakan daring via Zoom pada Sabtu (21/11). Di Lepas Juang 2020, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T. M. Eng, alumni penerima beasiswa Dompet Dhuafa dan Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia didapuk membawakan materi “Cipta Karsa dan Karya untuk Indonesia”.

Selama memaparkan materi, Prof Heri yang saat ini menjabat sebagai PLT Direktur Riset dan PKM/Deputi Bidang Kemristek-BRIN, menyampaikan filosofi yang disukainya yakni tetap setia dan konsisten. Setia dengan apa yang dilakukan saat ini, setia dengan idealisme kita. Prof Heri menekankan juga makna semangat Sumpah Pemuda yang mana para pemudi dan pemuda harus terus berupaya menjadi manusia terbaik di mana pun berada.

Prof Heri juga menyampaikan pentingnya aktif belajar softskill dan hardskill selama perkuliahan dan di luar kampus dengan mengikuti organisasi atau komunitas-komunitas agar bisa memberikan dampak baik bagi diri dan lingkungan. Serta, tentunya akan menjadi bekal untuk siap bekerja, melanjutkan studi ke S2 dan S3 jika ingin menjadi akademisi juga seperti dirinya, atau berkeluarga jika memang sudah siap. Ia juga mengingatkan bahwa softskill dan hardskill akan membentuk pribadi yang berdikari supaya bisa terus memberi dan berdampak bagi bangsa dan global.

“Isilah kepala kita dengan ilmu yang bermanfaat, hiasi hati dengan akhlak yang baik, dan lengkapi dengan fisik yang kuat. Semua itu akan berguna  sepanjang hayat,” ujarnya, seperti dalam siaran pers.

Prof Heri berpesan kepada semua Penerima Manfaat Etos ID Angkatan 2016 bahwa dimana pun mereka belajar, jadilah orang yang senantiasa memberikan manfaat bagi dirinya, keluarganya, masyarakat, bangsa, dan negara.

TAGS: