//Kemendikbud Tanggapi Sekolah Wajibkan Jilbab untuk Siswi Non Muslim
Kemendikbud Tanggapi Sekolah Wajibkan Jilbab untuk Siswi Non Muslim

Kemendikbud Tanggapi Sekolah Wajibkan Jilbab untuk Siswi Non Muslim

JawaPos.com – Beredar informasi adanya pemaksaan kewajiban memakai jilbab di SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Siswi non muslim juga diwajibkan untuk mengenakan jilbab di sana.

Hal itu pun mendapat perharian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto menilai hal tersebut terlalu berlebihan dan mengancam kebhinekaan.

Ia sangat menyesalkan tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan tersebut. Menurutnya, harus ada sanksi tegas terhadap setiap pelaku yang terbukti melanggar peraturan di satuan pendidikan.

“Ketentuan mengenai pakaian siswa/siswi di satuan pendidikan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Wikan dalam keterangannya, Minggu (24/1).

Pasalnya, ketentuan mengenai seragam sekolah telah diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Permendikbud tentang pakaian seragam sekolah ini tidak mewajibkan model pakaian kekhususan agama tertentu menjadi pakaian seragam sekolah,” tambahnya.

Pihaknya pun berharap, seluruh warga pendidikan mampu memahami, menjalankan dan menjaga agar rasa saling menghormati dan toleransi dapat diwujudkan semaksimal mungkin.

“Kami di Kementerian, akan terus bekerja keras dan mengambil langkah-langkah tegas agar praktik intoleransi dilingkungan pendidikan dapat dihentikan,” tutup Wikan.