//Lulusan D4 Sangat Dibutuhkan di Dunia Usaha dan Industri
Lulusan D4 Sangat Dibutuhkan di Dunia Usaha dan Industri

Lulusan D4 Sangat Dibutuhkan di Dunia Usaha dan Industri

JawaPos.com – Kemendikbud menegaskan bahwa tujuan dari program penguatan pendidikan jenjang sarjana terapan (D4) adalah memfasilitasi peserta didik untuk tidak hanya terampil di bidang yang dipelajari. Namun, juga memiliki kemampuan sebagai creator, bahkan pemimpin yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri (Dudi).

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto menerangkan kelebihan program D4. Berbekal kompetensi yang terdiri dari 60 persen praktik dan 40 persen teori, lulusan sarjana terapan diharapkan mampu menjawab kebutuhan-kebutuhan akan industri saat ini.

Wikan menuturkan, terdapat perbedaan antara D3 dengan D4. Sarjana terapan memiliki kelebihan di mana softskill yang akan didapatkan lebih banyak, hal ini dikarenakan sarjana terapan memiliki satu tahun magang di industri serta melakukan project based learning bersama dengan industri.

Selain dari program sarjana terapan, Wikan juga menjabarkan program SMK-D2 Fast Track. Program ini merupakan pernikahan antara SMK dengan politeknik yang nantinya diberikan Dual System.

“Jadi nantinya SMK ditambahi 3 semester magang, sistemnya nanti Dual System, yaitu adalah mereka dapat kuliah sambil magang, sistem ini juga digunakan oleh Negara Jerman,” tutur Wikan, Minggu (28/2).

Ia kembali menekankan agar konsep link and match dapat semaksimal mungkin diterapkan pada jenjang sarjana terapan dan SMK-D2 Fast Track. “Intinya link and match tidak hanya sekedar MoU saja, banyak yang akan dilakukan seperti kurikulum bersama, sertifikasi, pengajarnya pun dari industri, dan magang juga menjadi hal yang penting,” jelas Wikan.

Bagi siswa yang ingin melanjutkan jenjang kuliah, Wikan berpesan untuk tetap mengambil jurusan sesuai dengan passion yang dimiliki. Ia mengimbau agar orang tua harus mengerti dengan passion dan cita-cita sang anak, apalagi dengan perkembangan industri yang sangat pesat.

“Ini dapat membuat beberapa profesi pekerjaan mulai menghilang. Hal ini menjadikan kita harus mengikuti perkembangan zaman dan memperhatikan profesi yang bermuculan saat ini,” tutupnya.