//Writing Club SDIT Nurul Fikri Luncurkan Buku Kumpulan Cerita
Writing Club SDIT Nurul Fikri Luncurkan Buku Kumpulan Cerita

Writing Club SDIT Nurul Fikri Luncurkan Buku Kumpulan Cerita

Buku ini berisi cerita yang ditulis 18 siswa peserta Writing Club SDIT Nurul Fikri

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK–Memasuki penghujung akhir tahun pelajaran 2020-2021, Writing Club Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Fikri (SDIT Nurul Fikri) Depok meluncurkan sebuah buku kumpulan cerita anak berjudul Dunia Sahabat pada Ahad (4/4).

Buku ini berisi cerita yang ditulis oleh 18 siswa-siswi peserta Writing Club SDIT Nurul Fikri dengan bimbingan mentor dari Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Jakarta. Bercerita tentang persahabatan manusia, hewan, dan tumbuhan, Dunia Sahabat diharapkan akan memberikan pencerahan kepada pembaca tentang pentingnya berbuat baik kepada sesama.

Dalam sambutannya, Kepala SDIT Nurul Fikri Fahmi Irvansyah menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada para siswa yang berhasil membukukan karyanya.  “Ini baru langkah awal, langkah kecil menuju langkah berikutnya yang lebih besar untuk dunia literasi, khususnya dalam bidang tulis menulis,” kata Fahmi.

Fahmi berpesan kepada para penulis untuk mengembangkan terus keterampilan menulisnya.  “Kembangkan terus. Kelak kalian akan menjadi penulis hebat yang karyanya dibaca dunia. Insya Allah,” lanjutnya.

Selain itu, mengutip Alquran Surat Yasin ayat 12, Fahmi mengingatkan bahwa tulisan yang dihasilkan akan meninggalkan atsar atau jejak dalam kehidupan penulis. 

“Kita boleh meninggalkan dunia ini. Tapi, karya tulis kita yang dibaca orang lain akan jadi amal sholih yang pahalanya mengalir kelak. Tetaplah rendah hati, bersyukur kepada Allah, dan berterima kasihlah kepada orang-orang yang berjasa kepada kalian. Insya Allah kalian akan dicintai Allah, Rasulullah, dan manusia,” pesannya. 

Senada dengan Fahmi, Ketua FLP Jakarta Winda Ariyanita juga turut mengucapkan selamat atas terbitnya buku Dunia Sahabat.  “Selamat. Kak Winda bangga kepada kalian karena berhasil menyelesaikan target bersama,” kata Winda.

Dirinya juga sangat mengapresiasi dukungan sekolah dan orang tua sehingga apa yang direncanakan berhasil terealisasi. Bahkan, lanjut Winda, jumlah pemesanan buku kepada penerbit akhirnya ditambah seiring dengan promosi yang dilakukan para orangtua penulis.

“Jangan puas sampai di sini. Jadikan karya ini sebagai penyemangat. Silakan nanti sharing di grup WA supaya saling memotivasi dalam berkarya. Be the best,” katanya. 

TAGS: