//Tips Tetap Produktif saat Berpuasa di Bulan Ramadhan
Tips Tetap Produktif saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Tips Tetap Produktif saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Tips Produktif saat berpuasa

Ilustrasi laki-laki bekerja. (Sumber : www.pixel.com)

Tetap produktif saat berpuasa memang bukan suatu hal yang mudah. Saat sedang berpuasa, tubuh merasa tidak cukup tenaga untuk menyelesaikan berbagai rutinitas kerja. Sehingga menjadi kurang produktif dan membuat berbagai pekerjaan menjadi terbengkalai.

Salah satu tips yang paling umum adalah menyesuikan tidur di bulan  Ramadhan. Saat Ramadhan anda perlu sahur sehingga harus bangun lebih pagi dari biasanya. Anda perlu mengatur  jam tidur anda agar waktu istirahat anda tidak berkurang. Usahakan waktu tidur malam anda lebih awal daripada biasanya.

Jangan membiasakan tidur terlalu malam. Ini akan menganggu aktivitas anda di pagi harinya. Setelah sahur sebaiknya anda tidak langsung tidur karena ini bisa membuat nada merasa lapar ketika bangun, sebagai gantinya anda bisa mencari aktivitas lain seperti berolahraga ringan atau membaca buku.

Tips selanjutnya adalah anda bisa membuat rencana kegiatan atau tugas sehingga anda tahu apa yang harus dikerjakan. Memilih prioritas itu penting, anda perlu menentukan tugas mana yang menjadi prioritas dan mana yang bisa dikerjakan nanti. Anda bisa menggunakan metode Eisenhower Matrix untuk membagi tugas anda ke beberapa tabel kerja seperti gambar di bawah ini.

 Eisenhower Matrix. Sumber : medium.com

Eisenhower Matrix. Sumber : medium.com

Bagaimana cara kerja Eisenhower Matrix?

Anda dapat menggunakan Tabel Eisenhower Matrix untuk merencanakan, mengatur, memprioritaskan, dan menjadwalkan tugas-tugas harian atau mingguan. Caranya cukup sederhana, anda hanya perlu menempatkan tugas anda ke salah satu dari empat kuadran yang ada di atas, disin anda bisa menentukan seberapa mendesak tugas itu dan menempatkan di tempat yang benar sesuai dengan prioritas.

Kuadran Pertama

Hanya digunakan untuk suatu tugas yang mendesak yang penting, yang harus di selesaikan segera. Ini adalah tugas-tugas untuk “dikerjakan lebih dulu”. Contohnya seperti tugas-tugas dengan deadline yang pendek sehingga harus segera di kerjakan.

Kuadran Kedua

Digunakan untuk tugas yang penting, namun tidak mendesak, tugas-tuas yang bisa dikerjakan belakangan. Ini adalah tugas-tugas yang penting namun tidak memiliki tenggat waktu yang pasti sehingga bisa dikerjakan setelah pekerjaan prioritas pertama selesai. Contohnya seperti rencana membuat resep makanan kalau anda suka masak atau membuat konten di social media jika anda seorang content creator.

Kuadran Ketiga

Digunakan untuk tugas mendesak namun tidak penting, tugas-tugas yang dapat didelegasikan kepada orang lain. Tugas ini perlu diselesaikan segera, namun tidak cukup penting sehingga anda bisa berikan tugas tersebut ke orang lain seperti ke anggota tim atau orang yang bisa membantu anda. Contohnya seperti pekerjaan rutin seperti memasak atau membeli sesuatu ke supermarket.

Kuadran Keempat

Digunakan  untuk tugas yang tidak mendesak namun juga tidak penting, tugas-tugas yang bisa di hilangkan. Anda bisa mengabaikan atau membatalkan tugas-tugas seperti ini. Contohnya seperti menonton film, nongkrong di caffee atau beraktivitas di media sosial.

Dengan menggunaan Eisenhower Matrix dapat membantu anda memvisualisasikan tugas-tugas yang ada sehingga anda tahu apa yang harus dikerjakan dan apa yang sebaiknya tidak perlu dikerjakan sehingga waktu yang ada dapat dimaksimalkan dengan baik dengan prioritas tugas yang jelas dan terencana. Anda bisa membuatnya dikertas atau di Microsoft word atau di media manapun sesuai keinginan anda. Cukup sederhana dan mudah di implementasikan.