//Mudik Dilarang! Polisi Turut Mengawasi Tempat Wisata saat Libur Lebaran, Hanya Diperbolehkan Masyarakat Lokal
Mudik Dilarang! Polisi Turut Mengawasi Tempat Wisata saat Libur Lebaran, Hanya Diperbolehkan Masyarakat Lokal

Mudik Dilarang! Polisi Turut Mengawasi Tempat Wisata saat Libur Lebaran, Hanya Diperbolehkan Masyarakat Lokal

Sumber : https://voi.id/berita/40947/tok-pemerintah-resmi-melarang-mudik-tahun-ini

JAWA TIMUR – Dilarang mudik Polisi turut mengawasi tempat wisata selama libur lebaran. Pengawasan ini dilakukan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meski sedang berwisata. Hal tersebut disebabkan angka penyebaran COVID-19 terus bertambah setiap harinya. Kepala Korps lalu lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengatakan akan mengawasi ketat tempat wisata selama pelarangan mudik berlaku.

Istiono mengatakan bahwa pengawasan dilakukan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meski sedang berwisata. Ia juga menegaskan bahwa tempat wisata yang diperbolehkan untuk masyarakat lokal. Artinya, hanya bisa didatangi oleh masyarakat yang tinggal atau menetap di dekat area wisata dan tidak boleh keluar dari areanya.

“Kami gelar swab antigen gratis di tempat wisata jadi ini penting ya, bahwa tempat wisata kita kelola hanya untuk lokal saja. Kalau ada dari luar wilayah itu ya tidak boleh nanti akan diatur kebijakan oleh wali kota atau gubernur”, tuturnya. Istiono juga mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah dengan tujuan ekonomi tetap berjalan.

Maka dari itu, Istiono mengharapkan kesadaran masyarakat seperti contohnya ikut turut membantu atau berpartisipasi dalam upaya meminimalisir laju penyebaran COVID-19. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tidak mudik atau pulang kampung terlebih dahulu.

Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur menetapkan sejumlah titik penyekatan. Proses pemeriksaan titik penyekatan yang disiapkan untuk menghalau pemudik di Jawa Timur. Saat ini diketahui terdapat 27 titik yang telah disiapkan untuk menghalau pemudik di wilayah Jawa Timur, jumlah tersebut meliputi 7 titik penyekatan antar provinsi dan 20 titik antar kota.

AKBP Deni Kuncoro mengatakan bahwa “kita sudah belajar dari tahun kemarin, kemarin sudah ada penyekatan pada keluar masuk kota di seluruh wilayah Jatim” seperti yang dikutip dari Polri. “Operasi ketupat merupakan operasi kemanusiaan dimana tindakan di lapangan adalah persuasif dan humanis. Bila terjadi peningkatan Covid-19 di lapangan, tentu harus cepat dilakukan langkah-langkah serta harus berpedoman pada keselamatan rakyat. Hal tersebut merupakan hukum tertinggi,” kata dia menambahkan.

https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-011840919/mudik-dilarang-lokasi-wisata-juga-turut-diawasi-polisi-saat-libur-lebaran?page=2