//Gelar Kompetisi Mini MBA, NJIS Jakarta Lahirkan Pebisnis Muda
Gelar Kompetisi Mini MBA, NJIS Jakarta Lahirkan Pebisnis Muda

Gelar Kompetisi Mini MBA, NJIS Jakarta Lahirkan Pebisnis Muda

JawaPos.com – North Jakarta Intercultural School (NJIS) menggelar kompetisi Mini Master of Business Administration (MBA). Program pendidikan yang menggali kemampuan generasi muda tentang dunia bisnis ini dilakukan secara daring ini telah sampai pada puncak final. Sejumlah pemenang terbaik pun telah diumumkan.

Head of School NJIS Gerald Donovan bersyukur program Mini MBA mendapatkan animo yang baik dari peserta yang terdiri dari pelajar kelas VIII hingga kelas XII di Indonesia maupun luar negeri (India, Saudi Arabia, Malaysia dan Zambia).

“Sebagai salah satu bagian dari sistem pendidikan di Indonesia, NJIS terpanggil dan berinisiatif mendukung generasi muda memperkuat pondasi ilmu yang dimiliki menjadi lebih berkualitas dan mumpuni,” ujar Gerald dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Senin (11/7).

Gerald juga menuturkan, pihaknya bersyukur dan bangga program Mini MBA dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses, meski dalam situasi pandemi. Karena itu, NJIS terus berkomitmen untuk memberikan kegiatan positif secara daring bagi para siswa dan siswi salah satunya melalui program bergengsi ini.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap segala transfer knowledge ilmu yang diberikan oleh para ahli yang kompeten di bidangnya, dapat menjadi bekal peserta terjun ke dunia bisnis,” jelas Gerald.

Program Mini MBA sebelumnya dilaksanakan selama 10 hari dengan memberikan teori dan implementasi bisnis yang holistik. Program dimentori langsung oleh dosen dari universitas terbaik dunia diantaranya Profesor George Benaroya dari New York University, Harvard Student Agencies (badan usaha yang dijalankan oleh para mahasiswa Universitas Harvard dan telah menjadi salah satu badan usaha mahasiswa terbesar di Amerika Serikat) dan Co-Founder Learn with Leaders Bejoy Suri.

Di akhir program, para peserta berkompetisi dengan menyiapkan business plan masing-masing kelompok dan diberikan kesempatan untuk mempresentasikannya kepada para juri. Selanjutnya, juri memberikan penilaian, evaluasi, kritik, dan saran agar business plan para peserta dapat diimplementasikan dengan lebih matang.

Pada babak final kompetisi, juri telah memilih empat tim sebagai pemenang yang memiliki ide bisnis out of the box, bisa diimplementasikan dan unik. Adapun, tim yang berhasil memenangkan kompetisi adalah Golden Eagles V, Kaarigari, dan Fashion Fusion, serta Quick by Games.

Pemenang berhak mendapatkan hadiah dengan total sebesar USD 2000 atau senilai Rp27 juta, sertifikat dari Harvard Student Agencies, NJIS, dan Learn with Leaders (LwL). Tidak hanya itu, pemenangnya akan memperoleh surat rekomendasi dari LwL, serta berkesempatan untuk merasakan langsung bekerja di perusahaan selama sepuluh hari.

Sementara itu salah satu peserta Mini MBA Rachelle Wibowo Ongko mengakui bahwa kompetisi yang diinisiasi oleh NJIS ini mampu meningkatkan skill dan rasa percaya diri sehingga peserta dapat mengoptimalkan segala kemampuan yang dimiliki.

“Program kursus singkat dan kompetisi Mini MBA mengajak kita para generasi muda untuk meng-upgrade kemampuan lebih optimal. Saya bersyukur dan bangga dapat mengikuti kompetisi spektakuler ini. Terlebih memiliki kesempatan bertemu dengan para pengusaha yang memiliki pengalaman dan kontribusi membanggakan di Indonesia,” kata Rachelle.

Peserta lainnya, Daitaro Lubis mengatakan program Mini MBA pantas menjadi program unggulan NJIS yang akan selalu dinanti seluruh generasi muda. Karena para peserta diberi tantangan untuk menstimulus kemampuannya sehingga dapat menembus batas menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Saya berharap, program ini dapat menjadi program tahunan yang akan selalu dinanti generasi muda di berbagai negara,” tandas Daitaro.