//Folium Bot, Robot Pintar Penyapu Jalan Karya Anak Negeri

Folium Bot, Robot Pintar Penyapu Jalan Karya Anak Negeri

JawaPos.com – JAKARTA, Sampah masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Termasuk sampah-sampah yang mengotori jalan raya. Berangkat dari persoalan tersebut, siswa MAN 2 Kota Malang membuat robot pintar yang mampu mengambil sampah secara otomatis.

Berdasarkan data dari Sustainable Waste Indonesia, sebanyak 24 persen sampah di Indonesia belum terkelola. Dari 65 juta ton sampah harian, sebanyak 15 juta ton terbuang liar mengotori ekosistem. Dari yang terkelola, hanya 7 persen yang didaur ulang, sisanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Robot pengambil sampah tersebut bernama Folium Bot. Dibuat oleh dua sekawan Kaevlin Fadia Taqia dan Givan Chiragia Rahman, dari MAN 2 Kota Malang. Robot canggih dan peduli lingkungan itu, turut meramaikan ajang Madrasah Robotic Competition (MRC). Kompetisi dari Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) itu dipusatkan di Jogjakarta.

Kaevlin mengatakan robot itu diberi sebutan Autonomus Road Rubbish Sweeper Machine Based on Deep Learning. “Yang secara harfiah berarti Mesin Penyapu Sampah Jalanan Mandiri Berbasis Deep Learning,” katanya Kamis (24/11).

Robot Pengambil sampah organik, yang dalam lomba baru dibuat dalam bentuk platform ini, pada prinsipnya bekerja layaknya truk sampah. Yaitu dapat memungut sendiri sampah organik yang terserak di jalanan dengan cara menyedotnya dengan vacuum. Hebatnya, ia dapat mengenali jenis-jenis sampah dan mampu menganalisa tantangan yang ia hadapi.

“Salah satu komponen utama robot ini adalah Arduino Mega,” katanya. Yaitu sebuah sirkuit yang memberikan perintah pada motor untuk melakukan mobilitas. Selain itu tentu saja motor penggerak itu sendiri, yaitu motor omniwheel PG28. Dengan model roda banyak, robot ini dapat bergerak ke segala arah secara efektif tanpa harus memutar.

Untuk dapat mengenali objek, Folium Bot menginderanya dengan kamera dan sensor ultrasonik. Dia menjelaskan dengan dua indera itu ia dapat mendeteksi objek dan memutuskannya sebagai sampah organik atau bukan. Dengan alat itu ia juga dapat mengenali obyek yang bukan sasaran, dan akan berhenti atau menghindar apabila lajunya terhalang.

Supaya pekerjaannya lebih efektif, robot ini mengusung vacuum cleaner yang memiliki daya hisab cukup. Bila ditaruh di jalanan, Folium Bot akan mulai berjalan mencari daun-daun kering, ranting, dan obyek lain yang dapat ia bersihkan, lalu menyedotnya dengan vacuum. Folium Bot akan terus mengulanginya hingga kapasitas kantong plastiknya penuh. “Jika lambungnya sudah penuh ia akan berhenti,” jelasnya. Peran manusia adalah melepas lambung sampah dan menggantinya dengan yang baru. Robot ini ditenagai baterai accumulator 12 Volt dan baterai Li-Pro yang dilengkapi travo step down sebagai penurun tegangan. (*)