//Manajemen Pendidikan Digital Membuat Studi-Administrasi Lebih Mudah

Manajemen Pendidikan Digital Membuat Studi-Administrasi Lebih Mudah

JawaPos.com-Pandemi Covid-19 mengakibatkan lebih dari 60 juta siswa, orang tua, para pendidik, dan staf administrasi beralih ke sistem pendidikan dan pengelolaan yang baru. Dalam waktu yang singkat, sekolah dan para pengajar diharuskan untuk terampil melakukan semua hal secara daring baik dalam mengelola metode pembelajaran, mencatat kehadiran, hingga mengelola biaya secara digital yang seringkali membuat mereka kewalahan.

Namun, saat ini pembelajaran secara digital dan penggunaan sistem manajemen pendidikan adalah hal yang normal. Melalui hal ini, taman kanak-kanak, sekolah, bimbingan belajar (bimbel), dan tempat kursus ingin menerapkan solusi yang lebih komprehensif untuk mengembangkan bisnis mereka serta meningkatkan efisiensi operasional.

AOneSchools, sebuah sistem manajemen pusat pembelajaran all-in-one menawarkan banyak manfaat yang dibutuhkan oleh pusat pembelajaran. Perusahaan startup ini memberikan solusi kepada lebih dari 2.000 pusat pembelajaran dengan 150.000 siswa di Asia Tenggara sejak 2018, dan percaya bahwa kebutuhan terhadap pendidikan berkualitas, solusi yang dapat mengurangi biaya administrasi secara keseluruhan, serta penawaran kemudahan manajemen akan semakin meningkat. AOneSchools membantu pusat pembelajaran mengelola administrasi dan pekerjaan operasional mereka menjadi lebih efisien hingga 95 persen, karena banyak fitur penting sudah terkonsolidasi.

’’Saat ini, 40 hingga 50 persen pengguna AOneSchools berasal dari Pulau Jawa, khususnya di wilayah Jabodetabek. Kami ingin terus berkembang ke lebih banyak wilayah di seluruh Indonesia, terutama ke Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan -untuk beralih ke metode lebih efisien dengan pendekatan yang berpusat pada data guna mendukung pertumbuhan,” terang Darren Gouk, CEO of AOneSchools.

Dia menambahgkan, pihaknya berkomitmen mendukung pusat pembelajaran di Indonesia, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, tempat kursus, guru privat, dan banyak lagi.  ’’Solusi kami dapat mendukung pusat pendidikan untuk melakukan transformasi digital, baik bagi pusat pembelajaran luring, hybrid, maupun online,” tambah Darren.

AOneSchools mengembangkan sistem manajemen pendidikan dengan beragam fitur yang dapat melayani administrator, guru, orang tua, dan siswa secara efektif. Sistem ini mengintegrasikan administrasi, keuangan, dan komunikasi, sehingga memudahkan mengelola berbagai aspek operasional pusat pembelajaran serta mengoptimalkan efisiensi kerja.

Fitur tersebut mencakup pengelolaan data guru dan murid, penjadwalan kelas, invoice dan pembayaran, pengelolaan kehadiran murid, dan masih banyak lagi. AOneSchools juga menawarkan data mendalam terkait performa dan pertumbuhan yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran bagi siswa.

Bagi staf administrasi, bisa mempermudah dan mengefisienkan operasional, termasuk penjadwalan kelas, pengumpulan biaya dengan tepat waktu, manajemen cash flow, menghitung insentif instruktur secara otomatis, perencanaan sumber daya, dan sebagainya.

Selain itu, juga menyediakan solusi yang dapat membuat para pengajar menjadi lebih andal, di mana mereka dapat melihat secara rinci jadwal pelajaran, melihat jadwal kelas pengganti, absensi siswa, mengirim laporan kemajuan siswa, dan orang tua dapat memantau progresnya tersebut secara up to date.

Hal ini memungkinkan pengajar untuk bekerja lebih cepat dan mendedikasikan lebih banyak waktu untuk mengajar. “Semakin banyak siswa, semakin sibuk juga staf administrasi dan pengajar di sekolah. Maka, dengan teknologi digital semua pihak terlibat dapat terbantu dengan mengurangi stres akibat hal-hal yang merepotkan,” jelas Darren.

Dia menambahkan, dengan aplikasi seluler, orang tua dan siswa juga mendapatkan manfaat dalam mengakses catatan pelajaran, laporan perkembangan, serta pengumuman lainnya melalui satu saluran komunikasi. (*)