//Pemkot Bekasi dan Unkris Sepakat Kolaborasi dalam Pembangunan SDM

Pemkot Bekasi dan Unkris Sepakat Kolaborasi dalam Pembangunan SDM

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Universitas Krisnadwipayana (Unkris) sepakat meningkatkan kolaborasi dalam hal pembangunan wilayah, termasuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kota Bekasi. Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, sebagai salah satu perguruan tinggi yang berada di Kota Bekasi, Unkris merupakan aset yang sangat penting untuk mendukung proses pembangunan di wilayahnya.

“Saya kira kita akan terus bekerja sama dengan Unkris sebagai bagian dari kaum akademisi karena ini bagian dari sinergi program pembangunan yang disebut sebagai pentahelix. Tentu selain kalangan akademisi, kita akan berkolaborasi dengan swasta dan juga kalangan media,” kata Tri Adhianto usai menjadi narasumber pada Kuliah Kewirausahaan Pemuda yang digelar Unkris bekerja sama dengan Pemkot Bekasi, PT Pegadaian, dan Kemenpora, Selasa (27/6/2023).

Dalam Kuliah Kewirausahaan Pemuda, Tri Adhianto mengaku sangat mengapresiasi semangat para mahasiswa Unkris untuk menjadi seorang entrepreneur. Ini sejalan dengan semangat Pemkot Bekasi yang terus memacu tumbuhnya para entrepreneur baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.

“Saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi mencapai 5,5 persen dan sebagian besar ditopang oleh keberadaan UMKM yang jumlahnya mencapai lebih dari 250 ribu,” ujar Tri Adhianto.

 

Dengan semangat para mahasiswa untuk menjadi entrepreneur, Tri Adhianto yakin bahwa Kota Bekasi akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih cepat dan melesat. Mengingat entrepreneur atau kewirausahaan, efek dominonya lebih luas tak hanya nilai ekonomi tetapi juga mengatasi persoalan pengangguran. “Saya senang dengan semangat mahasiswa untuk memulai usaha. Dan kampus ini saya kira sangat membantu mereka untuk menggali potensi wirausaha yang ada pada diri mahasiswa,” tegasnya.

Tri Adhianto mengakui, Unkris selama ini telah memberikan kontribusi yang penting terhadap Pemkot Bekasi terutama dalam hal kebijakan pembangunan. Hasil riset dan pemikiran akademisi dari Unkris, baik mahasiswa maupun dosen sudah banyak yang diimplementasikan di lapangan. “Kita akan perkuat bidang-bidang yang memang mendapatkan sorotan,” jelasnya.

Tri Adhianto berharap Unkris akan menjadi kampus yang unggul, maju, dan terdepan di Kota Bekasi. Dengan keunggulan yang dimiliki kampus yang berdiri pada 1952 tersebut, tentu Unkris merupakan kampus yang tepat sebagai pilihan untuk melanjutkan pendidikan bagi masyarakat Kota Bekasi.

Di tempat yang sama, Rektor Unkris Ayub Muktiono mengatakan, Unkris telah lama menjalin kerja sama dengan Pemkot Bekasi dalam berbagai bidang. “Kita tinggal melanjutkan saja kerja sama ini dan Insya Allah akan terus kita tingkatkan aksinya,” kata dia.

Beberapa bentuk kerja sama Unkris dengan Pemkot Bekasi misalnya pelatihan las dan montir bagi karang taruna, pelatihan computer bagi guru PAUD, pelatihan digital bagi para pelaku UMKM, penataan kawasan kumuh, penataan ruang terbuka hijau, desa binaan, dan lainnya.

“Kita juga melakukan berbagai riset terkait kehidupan masyarakat Kota Bekasi, tingkat toleransi dan indeks harmoni masyarakat Kota Bekasi. Dan Alhamdulillah Kota Bekasi merupakan salah satu kota dengan indeks kehidupan harmoni yang sangat bagus di Indonesia,” ujar Ayub.

Menurut Ayub, untuk menghasilkan manusia unggul tidak hanya berdasarkan dari satu sisi akademik, tetapi harus bersama-sama dengan pemerintah termasuk pemerintah daerah, dengan masyarakat, dengan dunia kerja dengan dunia industri, dan dengan media massa.

Rektor Unkris ini mengajak semua mahasiswa untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, para pejuang yang telah mengorbankan jiwa harta dan segalanya, dengan kebersamaan, saling mengisi, menopang, dan bergotong royong.

Selain menghadirkan Wali Kota Bekasi, Kuliah Kewirausahaan Pemuda yang mengambil tema Sambut Masa Depan Menjadi Wirausahawan tersebut juga menghadirkan narasumber Deputi 2 Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Ni’am Sholeh, Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian Alim Sutiono, dan Dosen Unkris Susetya Herawati, dengan moderator Lydia Darmiyanti.

Hadir pula Rektor Unkris Ayub Muktiono, Ketua Dewan Pembina Unkris Prof Gayus Lumbuun, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Unkris Ali Johardi, dan Ketua Yayasan Unkris Amir Karyatin.