• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Gaduh Pemangkasan Anggaran dan Tantangan Komunikasi Publik
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pakar Menulis

Gaduh Pemangkasan Anggaran dan Tantangan Komunikasi Publik

Redaktur Rabu, 12 Februari 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi pemotongan anggaran/istimewa
Ilustrasi pemotongan anggaran/istimewa

Aktual.co.id – Kebijakan Presiden Prabowo dalam memangkas sejumlah anggaran membuat gaduh masyarakat luas. Berbagai sektor terdampak akibat kebijakan tersebut, terutama yang berkaitan dengan sektor publik seperti pendidikan, kesehatan, dan komunikasi. Bahkan, kebijakan ini sering kali menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat.

Dalam perspektif Ilmu Komunikasi, kebijakan ini dapat menyebabkan krisis kepercayaan terhadap pemerintah jika tidak dikomunikasikan dengan baik. Informasi yang kurang transparan dan tidak tersampaikan dengan jelas dapat memicu spekulasi serta misinformasi yang semakin memperburuk situasi.

Teori Agenda Setting dari McCombs dan Shaw nampaknya sesuai dengan kondisi ini. Dalam teori ini dijelaskan bahwa media memiliki kekuatan dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu isu. Jika pemangkasan anggaran tidak dikemas dengan baik dalam komunikasi publik, media dapat menyorotnya secara negatif, sehingga memengaruhi opini masyarakat.

Baca Juga:  Holter Monitoring, Mencari Aritmia yang Tersembunyi.

Selain itu, Teori Spiral Keheningan dari Noelle-Neumann juga menunjukkan bahwa jika individu merasa bahwa pendapat mereka bertentangan dengan opini publik mayoritas, mereka cenderung diam. Namun, dalam konteks pemangkasan anggaran, jika banyak pihak merasa dirugikan dan tidak mendapatkan ruang untuk menyuarakan pendapatnya, mereka bisa mencari saluran alternatif yang lebih radikal seperti protes atau demonstrasi.

Di sisi lain, Teori Difusi Inovasi dari Everett Rogers juga dapat mengiringi perubahan kebijakan ini. Dalam teori ini, dijelaskan bahwa perubahan kebijakan memerlukan strategi komunikasi yang tepat agar dapat diterima oleh masyarakat. Jika pemangkasan anggaran dianggap sebagai perubahan negatif, tanpa adanya komunikasi yang efektif, maka resistensi akan semakin tinggi.

Oleh karena itu, Pemerintah perlu mengkomunikasikan alasan di balik pemangkasan anggaran secara terbuka. Selain itu, melibatkan akademisi, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam diskusi publik dapat meningkatkan pemahaman serta mengurangi resistensi. Dalam situasi seperti ini, strategi komunikasi krisis yang baik menjadi sangat penting.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran dan Adaptasi Riset Dosen di Era Digital

Dalam sejumlah literasi manajemen isu dan krisis, ketika menghadapi kondisi krisis seperti ini maka penunjukan juru bicara yang kredibel, penggunaan media sosial secara bijak, dan pembuatan narasi yang membangun optimisme serta solusi bagi sektor yang terdampak harus menjadi prioritas.

Menggunakan berbagai saluran komunikasi seperti media sosial, televisi, dan surat kabar dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat sangat penting agar pesan yang disampaikan tidak disalahartikan. Selain itu, menunjukkan data yang konkret dan rasional di balik pemangkasan anggaran dapat meningkatkan kepercayaan publik. Transparansi dalam alokasi anggaran yang lebih efisien juga dapat membantu masyarakat memahami manfaat jangka panjang dari kebijakan ini.

Baca Juga:  Kesiapsiagaan Gizi di Tengah Banjir: Pemerintah Harus Hadir Sepenuh Hati

Pemerintah juga harus membuka ruang dialog dua arah, seperti forum diskusi atau survei publik, agar masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya. Evaluasi secara berkala terhadap dampak pemangkasan anggaran juga penting untuk memastikan kebijakan tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan penerapan strategi komunikasi yang tepat, pemangkasan anggaran dapat dikelola dengan baik tanpa menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Komunikasi yang efektif adalah kunci dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan stabilitas sosial di tengah perubahan kebijakan.

Penulis: Mohammad Syarrafah (Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur/Pemerhati Media dan Komunikasi Politik)

SHARE
Tag :Efisiensi anggaran
Ad imageAd image

Berita Aktual

Nanik S. Deyang (kiri) saat dilantik sebagai Kepala BGN/ Foto: youtube
Nanik S Deyang Dilantik Presiden Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Senin, 8 Juni 2026
Kendaraan-kendaraan rusak akibat reruntuhan di Mindanao/ Foto: capture The Guardian
Pemerintah Filipina Mengkonfirmasi 15 Korban Jiwa Akibat Gempa Mag 7,8
Senin, 8 Juni 2026
Kim Soo Hyun / Foto: soompi
Aktor Kim Soo Hyun Menjadi Bintang Iklan Filipina Setelah 1 Tahun Hiatus
Senin, 8 Juni 2026
Tangkapan layar peringatan dini BMKG Jepang/ Foto: Kyodo
Tsunami Setinggi 20 Cm Terpantau di Pulau Chichijima Jepang Pasca Gempa Mag 7,8 di Filipina
Senin, 8 Juni 2026
Lokasi Gempa Bumi mag 7,7/ Foto: BMKG
Gempa Mag 7,7 Perairan Mindanao Filipina Menyebarkan Peringatan Tsunami di Asia
Senin, 8 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pertemanan/ Foto: freepik

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Ilustrasi overthingking / Foto : Freepik

Berikut Langkah Meredam Overthingking yang Mengganggu Pikiran

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Berikut Langkah Meredam Overthingking yang Mengganggu Pikiran

Peringatan Tsunami Dampak Gempa Mag 7,7 di 224 Km Barat Laut Pulau Karatung Sulut

Wonhee ILLIT Mengejutkan dengan Mengatakan Belum Pernah Pacaran

Presiden Prabowo: Sektor Pendidikan Instrumen Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Bocor Warna Samsung Galaxy A27 yang Akan Diluncukan Pertengahan Tahun 2026

More News

Serahterima bibit mangrove dari pihak pemkot dan pihak UPN Veteran Jawa Timur/dok.aktual.co.id

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur Tanam Mangrove di Pesisir Sontoh Laut

Minggu, 10 Mei 2026
Penyampaian materi dalam forum tersebut/dok.aktual.co.id

Layar Keliling 2025 Jadi Momentum UPN Veteran Jatim Kenalkan Perfilman kepada Pelajar

Senin, 6 Oktober 2025
Dr. dr. Sukma Sahadewa, M.Kes/ foto: dok pribadi

dr. Sukma Sahadewa: Waspada Risiko Penyakit Pascabanjir di Aceh dan Sumatera

Jumat, 28 November 2025
Zahrotul munawwaroh saat menyampaikan materinya/dok.aktual.co.id

Kuatkan Ekonomi Digital, UPN Veteran Jatim Gelar Workshop Digital Marketing dan Affiliate Marketing

Rabu, 29 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id