• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Jumlah Korban Gempa Bumi Kembar Menjadi 235 di Venezuela
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Jumlah Korban Gempa Bumi Kembar Menjadi 235 di Venezuela

Redaktur III Sabtu, 27 Juni 2026
Share
3 Min Read
Petugas mencari korban gempa di bawah reruntuhan/ Foto: anadolu
Petugas mencari korban gempa di bawah reruntuhan/ Foto: anadolu

Aktual.co.id – Jumlah korban tewas akibat dua gempa besar yang mengguncang pesisir utara Venezuela pada Rabu meningkat menjadi 235 orang, sementara lebih dari 4.300 lainnya mengalami luka-luka, demikian disampaikan Menteri Kesehatan Venezuela Carlos Alvarado pada Kamis.

Dilaporkan oleh Anadolu kepada stasiun televisi pemerintah Venezolana de Televisión (VTV), Alvarado mengatakan tim medis terus bekerja tanpa henti untuk menangani para korban.

“Dalam sistem layanan kesehatan publik, kami telah merawat lebih dari 4.300 korban luka. Di antara mereka terdapat 235 orang yang tiba di fasilitas kesehatan tanpa tanda-tanda kehidupan atau meninggal dunia tidak lama setelah dirawat,” kata Alvarado.

Alvarado mengatakan sebagian besar korban jiwa dan korban luka berat berasal dari negara bagian pesisir La Guaira. Wilayah tersebut merupakan pintu gerbang utama menuju Caracas melalui jalur laut dan udara serta menjadi lokasi Bandara Internasional Simon Bolivar di Maiquetia yang hingga kini masih ditutup karena mengalami kerusakan struktural berat.

Baca Juga:  Gempa Bekasi Diakibatkan Aktivitas Sesar Baribis dan Tidak Memicu Likuefaksi

Untuk mengatasi membludaknya pasien trauma dari berbagai fasilitas kesehatan setempat, pemerintah mulai membangun rumah sakit lapangan di sejumlah wilayah pesisir.

Kerusakan besar yang terjadi dipicu oleh fenomena langka yang dikenal sebagai “seismic doublet”, yakni dua gempa tektonik berkekuatan besar yang terjadi hampir bersamaan di lokasi yang sama.

Pada Rabu sore, gempa pendahulu berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi di dekat San Felipe, disusul 39 detik kemudian oleh gempa utama berkekuatan magnitudo 7,5 di tenggara Yumare.

Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan para ahli seismologi telah mencatat sedikitnya 138 gempa susulan sejak dua gempa besar tersebut terjadi.

Baca Juga:  Pakar: Tsunami Sampai di Darat Butuh 90 Menit Pasca Gempa Bumi

“Sedikitnya 346 fasilitas infrastruktur mengalami kerusakan, termasuk 250 bangunan apartemen dan 20 pusat perbelanjaan, yang sebagian besar berada di La Guaira,” katanya.

Kerusakan struktural juga terjadi pada delapan rumah sakit regional sehingga petugas darurat harus segera mengevakuasi pasien ke fasilitas kesehatan lain.

Sejumlah negara mengesampingkan perbedaan diplomatik untuk mengirim personel darurat, peralatan khusus, dan bantuan kemanusiaan guna membantu penanganan bencana di Venezuela.

Amerika Serikat mengumumkan pengerahan aset militer untuk membantu otoritas setempat dalam operasi logistik dan bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengonfirmasi sebuah pesawat angkut militer yang membawa 36 petugas pemadam kebakaran khusus pencarian dan penyelamatan, pakar pertahanan sipil, teknisi telekomunikasi, serta rumah sakit lapangan lengkap tengah diberangkatkan ke lokasi bencana.

Baca Juga:  BMKG Menyatakan Gempa Bumi di Malut dan Sulut Telah Berakhir

Ekuador dan El Salvador juga mengirim unit anjing pelacak, tenaga medis, dan tim penyelamat khusus.

Meksiko dan Chile mengerahkan tim berpengalaman dalam penanganan bencana gempa untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan di kawasan perkotaan.

Kolombia mengaktifkan angkatan bersenjata, kepolisian, badan pertahanan sipil, dan unit penanggulangan risiko untuk segera dikerahkan ke wilayah perbatasan, sementara Kuba mengalihkan misi medis permanennya di Venezuela guna memberikan layanan triase dan penanganan trauma sejak awal bencana.

Panama, Peru, Argentina, Paraguay, Kosta Rika, Guatemala, dan Uruguay juga telah menjanjikan pengiriman personel darurat serta paket bantuan keuangan. (ndi/Anadolu)

 

SHARE
Tag :Gempa bumiTsunamiVenezuela
Ad imageAd image

Berita Aktual

Orang-orang mengangkut barang mereka di Khlong Chan, Bangkok/ Foto: vn
Banjir Merendam 52 Ribu Rumah Warga di Kota Bangkok
Minggu, 27 September 2026
Guruh Soekarnoputra/ Foto: Courtesy ANTARA
Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit
Jumat, 25 September 2026
SPBU Pertamina / Foto: Pertamina
Pertamina Patra Niaga: Infomasi Kenaikan BBM Pertalite Adalah Hoax
Jumat, 25 September 2026
Bendera Kolumbia/ Foto: wikipedia
Kolumbia Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran
Jumat, 25 September 2026
Mivi One 5G/ Foto: GSM Arena
Ponsel Mivi Siap Meluncur di Pasar Global dengan LCD 6,5 Inci
Jumat, 25 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pertamina Patra Niaga: Infomasi Kenaikan BBM Pertalite Adalah Hoax

Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit

Banjir Merendam 52 Ribu Rumah Warga di Kota Bangkok

More News

Walikota Eri Cahyadi / Foto : capture medsos

Walikota Eri : Penertiban Parkir Ini untuk Melawan Jukir Nakal

Kamis, 12 Juni 2025
Puskeswan Kota Surabaya/dok.aktual.co.id

Puskeswan Surabaya Hadir dengan Fasilitas Baru, Sediakan Rawat Inap dan Ruang Operasi

Rabu, 26 Februari 2025
Presiden Prabowo dan Airbus A400M/MRTT / Foto: Setneg

Airbus A400M/MRTT Tambah Kekuatan TNI dalam Misi Pertahanan dan Kemanusiaan

Senin, 3 November 2025
Banjir akibat pompa air mati di Surabaya / Foto: capture Jawa Pos

Raperda Penanggulangan Banjir: Setiap Rumah Bangun Bak Kontrol Air Hujan di Surabaya

Selasa, 16 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id