• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Peristiwa Banjir Merendam di Kota Besar di Indonesia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Peristiwa Banjir Merendam di Kota Besar di Indonesia

Redaktur III Senin, 7 Juli 2025
Share
7 Min Read
Ilustrasi banjir / Foto : freepik

Aktual.co.id – Meski sudah memasuki musim kemarau, namun hujan masih mengguyur di berbagai kota di Indonesia. Dampaknya beberapa kota besar seperti Jakarta tidak mampu menampung debit air hingga menyebabkan banjir.

Banjir yang masih menggenangi kota Jakarta / Foto : capture ANTARA
Banjir yang masih menggenangi kota Jakarta / Foto : capture ANTARA

Banjir di Jakarta

Di Jakarta sendiri menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebanyak 109 rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat, Timur, Pusat, dan Selatan masih terendam banjir karena meluapnya sungai dan juga hujan intensitas tinggi.

Hal ini dipertegas oleh Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji yang terus memantau keadaan banjir yang ada di daerahnya.

Menurutnya, banjir di Jakarta terjadi sejak Minggu (6/7) dini hari dan hingga Senin pagi di kawasan Jakarta Timur, Pusat, Barat dan Selatan masih banjir.

Sejumlah pos pantau pintu air seperti di Bendung Katulampa menjadi siaga tiga atau waspada pada Sabtu (5/7). Lalu, di hari yang sama, Pos Depok siaga tiga atau waspada pada pukul 21.00 WIB, begitu juga pos pantau di Jakarta.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di Bogor / Foto : capture ANTARA
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di Bogor / Foto : capture ANTARA

Longsor dan Banjir Bogor

Sementara di tempat terpisah Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Bogor terdampak bencana banjir, longsor, dan angin kencang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (5/7) malam.

Ke-18 kecamatan yang terdampak bencana itu adalah Kecamatan Megamendung, Leuwisadeng, Tamansari, Cisarua, Dramaga, Kemang, Tenjolaya, Cijeruk, Caringin, Cibungbulang, Ciomas, Ciampea, Ciawi, Kecamatan Cigombong, Sukamakmur, Rancabungur, Cigudeg dan Kecamatan Babakan Madang.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Cek Pembangunan Jembatan Bailey dan Pengungsi di Aceh

“Data sementara dari BPBD, total 18 kecamatan dan 33 desa terdampak. Longsor terjadi di 21 titik, sementara banjir dilaporkan di tujuh titik. Kami terus bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan,” kata Rudy dalam keterangan resminya di Bogor, Minggu (6/7) seperti dikutip ANTARA.

Bencana tersebut juga mengakibatkan tiga warga dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah infrastruktur dan rumah warga mengalami kerusakan. Adapun tiga korban jiwa masing-masing berasal dari Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua.

Banjir di Tangerang / Foto : capture ANTARA
Banjir di Tangerang / Foto : capture ANTARA

Banjir di Tangerang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Banten mengatakan hingga Senin, pukul 07.30 WIB, sebagian besar titik pemukiman dan jalan umum yang terdampak banjir pada Minggu malam sudah berangsur surut.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, mengatakan lokasi titik genangan dan banjir terjadi di Cipondoh yakni Kelurahan Petir dengan lokasi terdampak Jalan KH Ahmad Dahlan ketinggian air 20 sentimeter.

Kemudian di pemukiman warga RW06 dengan ketinggian air mulai dari 10 – 80 sentimeter. di RW07 dengan ketinggian air pagi ini 40 sentimeter. Untuk di RW02, sekitar asrama haji dan Jalan H. Sadar RW02 yang kemarin banjir, pagi ini sudah surut semuanya.

“Tadi malam, titik banjir sudah sebagian besar surut. Warga juga sudah kembali ke rumahnya masing – masing,” kata Mahdiar saat dihubungi.

Sedangkan untuk Kecamatan Pinang, banjir di Kelurahan Neroktog seperti Griya Pinang Asri sudah surut. Lalu di Jalan Gempol Raya Kelurahan Kunciran saat ini ketinggian air 40 sentimeter. Di Perumahan Fortune Sudimara Pinang dan Kunciran Mas Permai juga sudah surut.

Baca Juga:  Raperda Pengendalian Banjir akan Mengakomodir Seluruh Kewenangan Lembaga

Kemudian Kecamatan Cibodas, banjir yang terjadi di Jalan Darma Wangsa, bawah flyover Taman Cibodas, Jalan Kalingga, Jalan Raden Patah, Jalan Dipati Unus, Jalan Prabu Siliwangi dan Jalan Hayam Wuruk sudah surut.

Begitu juga banjir di Perumahan Poris Indah Batuceper yang sudah surut. Sementara titik banjir di Jalan KH Hasyim Ashari dan Ciledug Indah Karang Tengah sudah surut sejak tadi malam.

Meski sebagian besar sudah surut, pihaknya tetap melakukan siaga mengantisipasi adanya peningkatan debit air di kali maupun sungai yang bisa berdampak.

Pantauan titik muka air (TMA) untuk sebagian besar pintu air dalam kondisi normal. Pintu air di PS Angke Hulu (baru), perum karang tengah dan pinang griya permai berstatus siaga tiga.

Lalu pintu air Duren Villa dan Puri Kartika siaga dua. Untuk di jembatan Polor dan Bulukan Hulu ditetapkan siaga satu. “Kita terus siaga dan koordinasi dengan berbagai pihak,” katanya.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan, Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu mengatakan dalam mengatasi banjir di pemukiman dan jalan, sebanyak 300 pompa air telah dikerahkan.

“Kami telah mengerahkan ratusan pompa air portabel yang sudah dioperasikan untuk mengurangi debit air di sejumlah titik terdampak genangan banjir sejak sore tadi,” ujar Iwan

Baca Juga:  Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Berawan

Ia melanjutkan, Dinas PUPR Kota Tangerang juga menerjunkan 135 petugas untuk memastikan proses pompanisasi berjalan lancar.

“Dinas PUPR Kota Tangerang juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan evakuasi lanjutan,” ujarnya.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal saat meninjau banjir di Mataram / Foto : capture BANJIR
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal saat meninjau banjir di Mataram / Foto : capture BANJIR

Banjir Mataram NTB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, membolehkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi untuk tidak masuk kantor sementara, Senin (7/7) esok untuk fokus membantu menangani banjir yang menerjang Kota Mataram, Minggu malam (6/7).

“Sesuai arahan dari Pak Gubernur (Lalu Muhamad Iqbal). ASN lingkup Pemprov NTB boleh tidak masuk kantor sementara agar fokus pada penanganan banjir,” kata Pelaksana Haruan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Mohammad Faozal seperti dikutip ANTARA.

Faozal menjelaskan, saat ini Gubernur NTB tengah menyusuri titik-titik terjadinya banjir di Kota Mataram.

Selain itu, Pemprov NTB juga telah mengerahkan semua kekuatan untuk melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.

“Barusan Pak Gubernur habis dari BTN River Side depan Vihara Avalokotesvara lingkaran Mayura, Kota Mataram, selanjutnya akan ke Pantai Jompo, dan ke Kekalik tempat titik banjir,” ujarnya.

Saat ini seluruh kota yang dilanda banjir sedang fokus untuk penanaganan terhadap korban banjir seperti penyediaan tempat mengungsi serta obat – obatan untuk antisipasi kesehatan korban selama di pengungsian. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :BanjirBanjir BogorBanjir JakartaBanjir MataramBanjir Tangerang
Ad imageAd image

Berita Aktual

Bulan Purnama terbit di atas Rocca Calascio di Italia/ Foto: gettyimages
Bulan Purnama September Dikenal Sebagai Bulan Pemburu
Selasa, 29 September 2026
Presiden Donald J Trump dan Presiden Xi Jinping / Foto: Anadolu
Trump Mengaku Pertemuan dengan Xi Jinping Luar Biasa
Senin, 28 September 2026
Han Da Gam / Foto: Soompi
Aktris Han Da Gam Melahirkan Anak Pertama di Usia 46 Tahun
Senin, 28 September 2026
Xiaomi 18/ Foto: Ist
Bocoran Xiomi 18 Pro Max Memiliki Baterai 7.200mAh Usai Peluncuran
Senin, 28 September 2026
Fasilitas mewah temuan Ombudsman di Lapas Kelas IIA Cibinong/ Foto: Ist
Tim Ditjenpas Menyebutkan 7 Poit Hasil Temuan Lapas Kelas IIA Cibinong
Senin, 28 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Memantau Isu Terkait Lapas Kelas IIA Cibinong

Banjir Merendam 52 Ribu Rumah Warga di Kota Bangkok

Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.597 Juta Per Gram

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

Polisi Tahan Seorang Bermain Jetski di Tengah Banjir di Kota Bangkok, Thailand

More News

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan (tengah) memimpin rapat koordinasi penanganan darurat bencana tanah longsor di Pos Lapangan Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah/ Foto: courtesy BNPB

Operasi SAR Dilanjutkan di Lokasi Bencana Tanah Longsor di Cilacap

Sabtu, 15 November 2025
Puing bangunan hancur akibat gempa bumi di Filipina/ Foto: Anadolu

Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Meningkat 61 Orang di Filipina

Sabtu, 13 Juni 2026
Evakuasi jenazah santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo/ Foto: capture Radar Sidoarjo

Jenazah Santri Ponpes Al Khoiziny Sidoarjo Diserahkan kepada Pihak Keluarga

Selasa, 7 Oktober 2025
Perbandingan luas wilayah negara Timor Leste dengan sebagian provinsi di Indonesia

Publik Mengkritik Prabowo Menjadikan Timor Leste Sebagai Pembanding Jumlah Menteri di Indonesia

Senin, 17 Februari 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id