• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Dewan Pers: Banyak PHK Perusahaan Media Karena Iklan Pindah ke Media Sosial
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Dewan Pers: Banyak PHK Perusahaan Media Karena Iklan Pindah ke Media Sosial

Redaktur III Minggu, 8 Februari 2026
Share
2 Min Read
Ilustrasi PHK perusahaan media massa/ Foto: AI
Ilustrasi PHK perusahaan media massa/ Foto: AI

Aktual.co.id – Dominasi platform global yang menyedot potensi pendapatan iklan menjadi penyebab utama gelombang pemutusan hubungan kerja di perusahaan media, demikian disampaikan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat.

Dikutip dari ANTARA, pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela Konvensi Nasional Media Massa, yang merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Aula Aston Hotel, Kota Serang, Provinsi Banten, Minggu.

Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat / Foto: courtesy ANTARA
Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat / Foto: courtesy ANTARA

Komaruddin, menjelaskan bahwa iklan yang dulunya menjadi “amunisi” atau sumber pendapatan utama bagi televisi dan media arus utama lainnya, kini beralih ke media sosial dan layanan video berbagi seperti YouTube.

Baca Juga:  PT Sritex Tutup, Nama Noel Melambung di Media Sosial

“Sekarang ini semua media tradisional mengalami PHK karena pendapatannya (income) menurun. Dari mana income-nya? Dari iklan. Iklan larinya ke medsos,” katanya.

Oleh karena itu, Dewan Pers berharap pemerintah dapat segera menciptakan regulasi yang adil untuk mencegah hegemoni platform global dan menyeimbangkan ekosistem bisnis media di tanah air.

Menurut Komaruddin, jika pemerintah tidak ikut campur tangan menciptakan keadilan dan keseimbangan, maka media arus utama (mainstream) akan terus mengalami kesulitan finansial yang berujung pada pengurangan tenaga kerja.

“Kalau pemerintah tidak ikut menciptakan keadilan, media mainstream itu kemudian mengalami kekurangan pendapatan (revenue) dan akhirnya PHK,” ujarnya. (ANTARA/ndi)

SHARE
Tag :Dewan PersHari Pers NasionalPHK

Berita Aktual

Penampakan Topan Champi / Foto: Yahoo
Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi
Jumat, 23 Oktober 2026
Tim penyelamat sedang mencari korban gempa di Tibet/ Foto: CCTV News
Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa
Jumat, 23 Oktober 2026
Museum Louvre/ Foto: Anadolu
Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026
Jumat, 23 Oktober 2026
Lokasi terjadi gempa/ Foto: vietnam
Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara
Jumat, 23 Oktober 2026
Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu
Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis
Kamis, 22 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Macron Menuduh Pemimpin Asing Memberi Komentar Buruk Terhadap Prancis

Khofifah: Santri Harus Mengisi Kemerdekaan Melalui Penguasaan Teknologi

Perusahaan IBM Mencatat Peningkatan Pendapatan Kuartal Ketiga Tahun 2026

Presiden Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026

Tentara Israel Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Palestina

More News

Cloudflare/ Foto: The Guardian

Cloudflare Kembali Gangguan Menyebabkan Media Sosial Tidak Bisa Diakses

Jumat, 5 Desember 2025
Sebuah kapal komersial berlabuh di lepas pantai Uni Emirat Arab di tengah gangguan di Selat Hormuz / Foto: The Guardian

Pasar Minyak Diprediksi Mengalami Kenaikan Pasca Konflik di Timur Tengah

Rabu, 4 Maret 2026
BBM Shell dengan logo kerang menjadi pembicaraan publik

BBM di SPBU Shell Kembali Tersedia Seperti Sedia Kala

Minggu, 7 Desember 2025

Before you can master design, you must first master the basic

Sabtu, 7 Mei 2022
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id