Aktual.co.id – Ketua HYBE Bang Si Hyuk telah mengadakan pertemuan global para eksekutif dari seluruh dunia untuk membahas visi perusahaan dan strategi pertumbuhan jangka panjang.
Dimulai tanggal 11 hingga 13 November 2025, HYBE akan mengadakan ‘Global Leadership Summit’ di Incheon, yang mempertemukan para pemimpin dari enam anak perusahaan regional utamanya — Korea, Jepang, Amerika Serikat, Amerika Latin, Tiongkok, dan India.
Mengutip Allkpop, KTT tahun ini menandai yang terbesar dalam sejarah HYBE. Para peserta antara lain Chairman Bang Si Hyuk, CEO Lee Jae Sang , Chairman HYBE Jepang Kim Young Min , Chairman dan CEO HYBE Amerika Isaac Lee , CEO HYBE x Geffen Records Mitra Darab , dan CEO Big Machine Label Group (BMLG) Scott Borchetta , beserta lebih dari 80 eksekutif global.

Konferensi ini akan berfokus pada strategi bisnis generasi mendatang perusahaan, “HYBE 2.0”, yang kali pertama diumumkan pada Agustus tahun lalu.
Para pemimpin akan meninjau kemajuan inisiatif pertumbuhan HYBE di seluruh bidang musik, platform, dan teknologi, serta menyempurnakan rencana jangka pendek dan menengah di setiap sektor bisnis.
Topik utamanya adalah bagaimana pendekatan “multi-rumah, multi-genre” HYBE yang dirancang untuk melokalisasi produksi musik dan pengembangan artis di berbagai wilayah telah membuahkan hasil nyata.
Para eksekutif dari Jepang, AS, dan Amerika Latin akan berbagi studi kasus tentang penemuan artis lokal, proyek debut, dan ekspansi pasar, memberikan wawasan tentang strategi spesifik wilayah yang dapat memperkuat sinergi global perusahaan.
Melalui diskusi ini, HYBE bertujuan memperkuat operasi regionalnya sekaligus memajukan visi global terpadunya di bawah slogan “Satu HYBE”.
CEO HYBE Lee Jae Sang menyatakan, alasan keenam perusahaan regional HYBE dapat berkembang dengan visi bersama terletak pada budaya diskusi terbuka dengan didasarkan pada pengalaman dan kreativitas lokal.
“KTT tahun ini akan menjadi kesempatan untuk bertukar wawasan yang diperoleh dari model multi-rumah global kami dan menciptakan sinergi yang lebih besar di bawah strategi HYBE 2.0,” kata Lee Jae Sang (ndi/Allkpop)
