Aktual.co.id – Fatima Bosch akhirnya mengenakan mahkota Miss Universe 2025 setelah dinobatkan sebagai pemenang ratu kecantikan di tahun ini. Perempuan asal Meksiko ni berhasil mengalahkan dari 130 negara yang diwakilkan oleh satu peserta untuk mendapatkan mahkota final Miss Universe ke 74 ini. Penobatan Bosch dilakukan setelah Organisasi Miss Universe terlibat dalam beberapa kontroversi menjelang kontes tersebut.
Sebelumnya pada 4 November, 2025 sebuah siaran langsung menampilkan eksekutif kontes kecantikan, Nawat Itsaragrisil, yang memarahi Bosch karena diduga menolak berpartisipasi dalam pemotretan yang seharusnya dibagikan para kontestan di media sosial.
Meskipun membantah klaim tersebut, Itsaragrisil terus menghardik Bosch, mendorong beberapa kontestan lain untuk mengikutinya keluar ruangan saat ia pergi.
Baik Miss Universe Organization maupun Bosch tidak segera menanggapi permintaan komentar PEOPLE saat itu. Setelah insiden tersebut, Bosch memberikan pernyataan kepada media dalam sebuah video yang dibagikan oleh pageantry_com dan tgpc_official di Instagram.
“Sutradara Anda tidak sopan,” katanya dalam wawancara tersebut. “Dia menyebut saya bodoh.”
Presiden Miss Universe Organization, Raul Rocha Cantu, juga menanggapi kontroversi tersebut dalam sebuah pernyataan video di mana menyatakan “solidaritas dan dukungannya” untuk semua perempuan.
“Sayangnya, Nawat telah melupakan arti sebenarnya dari menjadi tuan rumah sejati,” kata Rocha.
Beberapa hari sebelum kompetisi, seorang juri Miss Universe, Omar Harfouch, mengundurkan diri dari jabatannya. Dia mengklaim adanya “juri dadakan” yang diduga dibentuk untuk memilih 30 finalis dari 136 negara yang akan berpartisipasi.
Harfouch mengklaim mengetahui tentang panitia seleksi melalui media sosial, dan tidak satu pun dari delapan juri ‘asli’ hadir ketika kelompok tersebut berkumpul.
“Hasil seleksi ini saat ini dirahasiakan,” tulis pianis tersebut di Instagram Stories-nya. Dalam unggahan kedua , Harfouch menuduh panel juri tidak resmi terdiri dari individu-individu dengan potensi konflik kepentingan yang signifikan.
Harfouch juga mengatakan kontes kecantikan tersebut mempublikasikan daftar nama yang terkait dengan seleksi di laman Instagram mereka.
Sementara, Organisasi Miss Universe mengunggah pernyataan di laman Instagram resmi yang menyatakan niatnya mengklarifikasi beberapa ketidakakuratan terkait Program Beyond the Crown dan proses penjurian resmi kompetisi Miss Universe ke-74.
“Organisasi Miss Universe dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada juri dadakan yang dibentuk, tidak ada kelompok eksternal yang berwenang untuk mengevaluasi delegasi atau memilih finalis, dan semua evaluasi kompetisi tetap mengikuti protokol MUO yang telah ditetapkan, transparan, dan diawasi,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Pada hari yang sama, juri sekaligus mantan pemain sepak bola profesional Prancis, Claude Makélélé, mengumumkan bahwa ia tidak akan menjadi juri di kontes kecantikan tersebut, dengan alasan pribadi.
Sehari kemudian, presiden komite seleksi Miss Universe, Putri Camilla di Borbone delle Due Sicilie, juga mengundurkan diri sebagai juri.
Kontes kecantikan tersebut menunjuk beberapa juri baru, termasuk Natalie Glebova. Belakangan terungkap bahwa Glebova secara pribadi telah melatih kontestan Miss Universe, Jaime VandenBerg, yang sedang berkompetisi di Thailand sebagai Miss Canada. (ndi/people)
