Aktual.co.id – Aktor Hollywood Bruce Willis menderita demensia frontotemporal (FTD), telah memutuskan untuk mendonasikan otaknya setelah kematiannya.
Mengutip pemberitaan dari m.entertian.naver melaporkan bahwa istri Bruce, Emma Heming-Willis, menyatakan akan mendonasikan otak Bruce Willis untuk penelitian otak setelah kematiannya.
“Ini adalah keputusan yang sulit, tetapi saya memutuskan untuk mendonasikannya karena saya pikir itu perlu untuk pemahaman ilmiah tentang demensia frontotemporal (FTD),” ungkapnya.
Bruce Willis didiagnosis menderita demensia frontotemporal pada Maret 2022, setahun setelah pensiun dari dunia akting karena afasia.
Demensia frontotemporal adalah penyakit otak yang menyebabkan degenerasi bertahap neuron otak, dan diketahui disertai dengan perubahan kepribadian, perilaku obsesif-kompulsif, dan gangguan bahasa.
Willis tinggal terpisah dari istri dan putri-putrinya yang masih kecil dan dilaporkan menerima perawatan profesional 24 jam.
Dikatakan bahwa Bruce Willis tidak mengenali putri-putrinya dan tidak menyadari bahwa dia pernah menjadi aktor.
“Saya merasa suami saya mengenali saya. Ketika saya bergandengan tangan dengan putri-putri kami, mencium mereka, dan memeluk mereka, dia merespons,” kata Emma Heming-Willis dalam sebuah siaran televisi.
Pada bulan Maret, mantan istrinya, Demi Moore tersebut juga merilis foto dirinya dan putri-putrinya untuk ulang tahun Bruce Willis.
Sementara itu, Bruce Willis dikenal melalui penampilannya dalam drama TV tahun 1980-an ‘Blue Moon Express’ (awalnya berjudul ‘Moonlighting’).
Ia juga dicintai karena perannya dalam serial ‘Die Hard’. Bruce Willis menikahi Demi Moore pada tahun 1987, tetapi bercerai pada tahun 2000.
Pada tahun 2009, Bruce Willis menikahi Emma Heming, yang 23 tahun lebih muda darinya. Bruce Willis memiliki total lima putri, tiga dengan Demi Moore dan dua dengan Emma Heming. (ndi/m.entertain.naver)
