Aktual.co.id – Michelle Yeoh akan dinobatkan sebagai Pembuat Film Asia Terbaik Tahun Ini di Festival Film Internasional Busan (BIFF) ke-31 yang diselenggarakan pada 6-15 Oktober 2026 di Busan Cinema Center.
Yeoh memulai debutnya di layar lebar dalam film aksi Hong Kong seperti “Yes, Madam!” pada tahun 1985, diikuti oleh “Police Story 3: Supercop” pada tahun 1992 dan “Wing Chun” pada tahun 1994, membantu mendefinisikan ulang apa yang bisa menjadi pahlawan wanita aksi di layar.
Ia meraih kesuksesan internasional dengan “Tomorrow Never Dies” pada tahun 1997 dan “Crouching Tiger, Hidden Dragon” pada tahun 2000, dan yang terakhir merupakan judul non-Inggris yang jarang meraih kesuksesan box office dan pujian kritis di seluruh dunia.
Kredit selanjutnya termasuk “Crazy Rich Asians” (2018), “Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings” (2021) dan “Wicked” (2024), sebelum perannya dalam “Everything Everywhere All at Once” (2022) menjadikannya pemain Asia pertama yang meraih Academy Award untuk aktris utama, sebuah rangkaian penghargaan yang juga membawanya meraih kemenangan di SAG Awards dan Golden Globes.
Awal tahun ini, ia juga menjadi wanita Asia pertama yang menerima Penghargaan Beruang Emas Kehormatan di Festival Film Internasional Berlin.
Hubungan Yeoh dengan BIFF berawal sejak tahun 2002, ketika menghadiri festival tersebut untuk Pusan Promotion Plan, cikal bakal Asian Project Market saat ini.
Ia kembali ke Busan beberapa kali sejak itu, dengan pemutaran film termasuk “Far North” (2007), “Reign of Assassins” (2010), “The Lady” (2011), “Master Z: The Ip Man Legacy” (2018), yang menutup edisi ke-23 festival tersebut, dan “Everything Everywhere All at Once” (2022).
Penampilan tahun ini menandai kembalinya ia ke karpet merah BIFF untuk kali pertamanya sejak hadir dengan film “The Lady” pada tahun 2011.
BIFF akan menandai kesempatan ini dengan Program Khusus yang menampilkan tiga judul yang dipilih sendiri oleh Yeoh: “Reign of Assassins,” “Everything Everywhere All at Once” dan “Sandiwara” (2026).
Film terbarunya, “It’s My Time” (2026), juga akan diputar melengkapi retrospektif yang dibangun di sekitar kariernya.
Penghargaan Sutradara Film Asia Terbaik akan diberikan selama upacara pembukaan festival, yang dipandu oleh bintang “Pachinko” Kim Minha, yang berlangsung pada 6 Oktober di Cinema Center Busan.
Kali pertama diberikan pada edisi kedelapan BIFF pada tahun 2003, penghargaan ini diberikan kepada Jafar Panahi pada tahun 2025, Kurosawa Kiyoshi pada tahun 2024, Chow Yun Fat pada tahun 2023, dan Tony Chiu-Wai Leung pada tahun 2022.
Lahir di Malaysia pada tahun 1962, Yeoh memperluas jangkauannya di panggung global dengan karya-karya termasuk “A Haunting in Venice” (2023), “Wicked” (2024) dan “Star Trek: Section 31” (2025).
Festival Film Internasional Busan ke-31 berlangsung pada 6-15 Oktober di Busan Cinema Center dan berbagai tempat di seluruh Busan, sementara Pasar Konten & Film Asia ke-21 diadakan pada 10-13 Oktober. (ndi/variety)
