• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Advertorial

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Redaktur III Sabtu, 25 Juli 2026
Share
5 Min Read
Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik
Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Nyeri kepala hampir semua orang pernah merasakan, namun jarang yang mengetahui kapan mulai memeriksakan ke dokter ketika nyeri kepala terus berlanjut.

Guna mengetahui seluk beluk nyeri kepala, Widjaja Asthama Center Surabaya di Jl Dharmawangsa No 7 (V-302) Surabaya, menggelar seminar Nyeri Kepala, dengan narasumber dr Euginia Putri Permatasari SpN, spesialis neurologi, Sabtu 25 Juli 2026.

Peserta antusias memberikan pertanyaan pada sesi tanya jawab/ Foto: ndi
Peserta antusias memberikan pertanyaan pada sesi tanya jawab/ Foto: ndi

Dalam penjelasannya, dr. Euginia memaparkan tentang definisi nyeri kepala yakni perasaan tidak enak yang terjadi pada daerah superior kepala yang menyebar pada wajah, gigi, rahang, dan leher.

“Gejala yang dirasakan mulai ringan sampai dengan berat dan terbagi menjadi nyeri kepala primer dan sekunder,” kata dr. Eugine dalam seminar yang dikuti 100 peserta.

Dikatakan dr Euginia ada banyak factor penyebab nyeri kepala, seperti stres kurang tidur, terlambat makan atau dehidrasi, kafein yang berlebihan, terpapar lampu terlalu terang, suhu panas, suhu terlalu dingin, terpapar bau menyengat yang terus menerus.

Baca Juga:  Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

“Perubahan hormone seperti pra menstruasi atau menstruasi juga menjadi salah satu penyebab terjadinya nyeri kepala,” ungkapnya.

Adapun ciri khas nyeri kepala dibagi beberapa bagian, kata dr Euginia, antara lain Tension Type Headache yang dirasakan adalah seperti ditekan atau diikat, menusuk dirasakan 2 sisi kepala berkurang ketika beristirahat. Keadaan ini dirasakan 30 menit sampai 7 hari.

dr Euginia memberikan paparan di depan peserta seminar/ Foto: ndi
dr Euginia memberikan paparan di depan peserta seminar/ Foto: ndi

“Untuk migren rasa yang dirasakan pasien adalah berdenyut, nyeri 1-2 sisi, mual, sensitive dengan cahaya, gelisah, sering dikaitkan dengan persoalan hormonal pada wanita,” ungkapnya.

Sedangkan Cluster Headache ditandai dengan nyeri kepala di sekitar mata, dapat disertai dengan kemerahan dan berair.

Untuk sakit kepala sekunder, tambah dr Euginia, dikaitkan dengan sinusitis, nyeri gigi, mata minus silinder, katarak, glaucoma, hipertensi, anemia, efek samping obat, tumor otak, stroke, trauma kepala, kaku otot sendi area leher bahu.

Bagi masyarakat yang menderita sakit kepala hebat dan segera penanganan dokter rumah sakit jika merasakan nyeri kepala disertai demam dan penurunan berat badan.

Baca Juga:  Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

“Bicara pelo, kejang, terjadi kelemahan, onset mendadak seperti dihantam petir, usia di atas 50 tahun nyeri kepala baru muncul, pola nyeri kepala berubah dari sebelumnya, makin nyeri buat bersin, pemeriksaan mata diserta mata kabur,” katanya.

Jika ada tanda di atas, dr Euginia meminta kepada penderita untuk segera dibawa ke IGD guna mendapatkan perawatan lebih intensif dari rumah sakit.

“Untuk menegakkan diagnose, dokter akan melakukan anamesa dengan pola sakit, waktu sakit, area yang sakit, seberapa nyeri, pencetus, yang menambah rasa nyeri dan riwayat penyakit pasien,” ungkap dr Euginia.

Selain itu dokter juga melakukan pemeriksaan penunjang seperti foto cervical shoulder, CT Scan kepala atau MRI, rekam otak, cek laboratorium seperti cek gula darah, kolesterol, asam urat.

Penanganan nyeri kepala bisa dimulai dengan minum paracetamol, ibuprofen dengan dosis tidak boleh berlebihan. Disamping itu, kata dr Euginia juga diberikan obat – obatan golongan NSAID dengan resep dokter serta beristirahat di tempat yang nyaman.

Baca Juga:  Terapi Platform Virtual Diyakini Membantu Kecemasan Berbicara di Depan Umum

“Guna mencegah terjadinya sakit kepala berulang maka pasien bisa melakukan mengatur pola makan dan tidur, kelola stress, olah raga rutin, pencegahan dengan obat melalui konsultasi dokter, hindari pemicu,” ujarnya.

Dikatakan oleh dr Euginia jika nyeri kepala sekunder maka penanganan yang dilakukan adalah mengobati sesuai dengan penyebabnya, penanganan nyeri kepala sekunder berbeda dengan nyeri kepala primer.

Tidak semua nyeri kepala berbahaya, kata dr Euginia, oleh sebab itu perlu mengenali jenis pemicunya, penanganan yang tepat maka hidup akan nyaman, serta segera ke dokter untuk konsultasi tentang penyebab sakit kepala tersebut. (ndi)

 

dr. Euginie Putri Permatasari, Sp.N / Foto: ndi
dr. Euginie Putri Permatasari, Sp.N / Foto: ndi

dr. Euginie Putri Permatasari, Sp.N

Praktek : Widjaja Asthma Center

Alamat : Jl Dharmawangsa No 7 (V-302) Surabaya

SHARE
Tag :MigrainNyeri KepalaSaraf

Berita Aktual

Aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: the guardian
Massa Unjuk Rasa Mulai Memadati Kota Besar di Prancis
Sabtu, 24 Oktober 2026
Ombak terdampak Badai Champi/ Foto: CNA
Topan Champi Melukai 500 Orang dan Pemadaman Listrik di Taiwan
Sabtu, 24 Oktober 2026
Sertifikat akreditasi ilkom upn veteran jatim/dok.aktual.co.id
Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul 5 Tahun
Jumat, 23 Oktober 2026
Penampakan Topan Champi / Foto: Yahoo
Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi
Jumat, 23 Oktober 2026
Tim penyelamat sedang mencari korban gempa di Tibet/ Foto: CCTV News
Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa
Jumat, 23 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Macron Menuduh Pemimpin Asing Memberi Komentar Buruk Terhadap Prancis

Khofifah: Santri Harus Mengisi Kemerdekaan Melalui Penguasaan Teknologi

Tentara Israel Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Palestina

Presiden Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026

Perusahaan IBM Mencatat Peningkatan Pendapatan Kuartal Ketiga Tahun 2026

More News

Foto bersama seusai penyampaian materi/istimewa

GreenTalks, Gerakan Sadar Lingkungan dan Pergaulan Sehat di SMPN 4 Sidoarjo

Sabtu, 24 Mei 2025
Pria menawan tidak disukai oleh wanita berkualitas tinggi / Foto : Ist

Tipe Pria yang Tidak Disukai Wanita Berkualitas

Kamis, 3 April 2025
Perlu trik menghadapi gosip

Cara Menghadapi Orang yang Menggosip Diri Anda

Rabu, 26 Februari 2025
Ilustrasi berpikir/ Foto : Freepik

Sikap Orang yang Berjuang dengan Tekanan Mental Berat

Minggu, 13 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id