• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kapolres Ngada yang Melakukan Asusila Anak Dimutasi ke Yanma. Publik : Sanksi Kok Cuma Dimutasi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Kapolres Ngada yang Melakukan Asusila Anak Dimutasi ke Yanma. Publik : Sanksi Kok Cuma Dimutasi

Redaktur III Kamis, 13 Maret 2025
Share
2 Min Read
AKBP Fajar Widyadharma Lukman/ Foto : Ist
AKBP Fajar Widyadharma Lukman/ Foto : Ist

Aktual.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasikan AKBP Fajar Widyadharma Lukman dari jabatannya sebagai Kapolres Ngada Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Mutasi ini tertuang dalam surat telegram (ST) Kapolri nomor ST/489/III/KEP./2025 yang ditandatangani oleh Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo pada 12 Maret 2025.

Menurut surat tersebut, Fajar bertugas sebagai Perwira Menengah Pelayanan Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pamen Yanma Polri). Semantara, jabatan Kapolres Ngada digantikan AKBP Andrey Valentino yang dulunya menjabat sebagai Kapolres Nagekeo Polda NTT.

Terkait hal tersebut publik lewat media sosial kaget dengan sanksi yang diberikan kepada AKBP Fajar Widyadharma Lukman.

Baca Juga:  Ombudsman RI Minta Penekanan Profesionalisme Pengamanan Unjuk Rasa

“Perwira tinggi diduga pedofil dan pengguna narkoba cuma dimutasi ? Kalau rakyat biasa udah diborgol di TV, digerebek tengah malam, dipermalukan! Polisi melindungi polisi, korban anak-anak menangis!,” ketik Dimar @dimarcotop.

“Bukannya, memang harus dimutasi dulu yah biar fokus pemeriksaan,” balas rijalbudiagung

@rijalbudiagung.

Sedangkan akun Kelana @Ngalalakon menambahkan jika perwira menengah harus mendapatkan hukuman yang paling berat. “Perwira menengah mba , hukumannya harus maksimal. Hukun mati.”

“Sepertinya oknum brengsek gak ada habis-habis di institusi kepolisian.  Lha kondisinya permissive banget terhadap pelanggaran dan penyimpangan berat. @KomisiIII bisa yuuk benahi bersama pak kapolri,” ungkap Dollymeong @Dodolmeong1

Baca Juga:  Viral Personel Polri Tendang ODGJ di Sumatera Utara

Sementara @menyembah666 menuliskan, “Tanggal 24 Februari dibawa ke Jakarta, tapi sampe sekarang belom jadi tersangka malah dimutasi. Emang udah gak ketolong ini instansi, giliran dikritik malah defensif bukan berbenah malah bikin kasus lagi.”

Terkait mutasi AKBP Fajar Widyadharma netizen kecewa karena dianggap bukan sanksi yang maksimal. (ndi)

SHARE
Tag :Kapolres NgadaPencabulanPolri
Ad imageAd image

Berita Aktual

BABYMONSTER/ Foto: ANTARA
BABYMONSTER Akan Menggelar Konser Tur di Jakarta
Senin, 11 Mei 2026
Warga berkumpul untuk memprotes kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/ Foto: middle east monitor
PM Israel Sebut Perang dengan Iran Belum Berakhir
Senin, 11 Mei 2026
Ilustrasi berawan/ Foto: freepik
Sebagian Kota Besar Indonesia Diperkirakan Berawan Tebal
Senin, 11 Mei 2026
Hostess CupCakes/ Foto: National today
Hostess CupCakes Diproduksi Pertama Tahun 1919
Senin, 11 Mei 2026
Aktifitas pasar di Iran/ Foto: aljazeera
Iran Mengalami Inflasi Kalangan Rumah Tangga Dampak Perang
Senin, 11 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ilustrasi bekerja/ Foto: freepik

Berikut Kiat Agar Tidak Dimanfaatkan oleh Orang Lain

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Bocoran Spesifikasi Honor Magic9 Pro Max yang Bakal Diluncurkan

Perayaan Hari Ibu Dunia Sejak Zaman Romawi Meski Sempat Dihapus dari Kalender

Jennie BLACKPINK Mengumpulkan Pendapatan Rp302 Miliar dari Bisnis Agensinya

Arya Khan dan Pinkan Mambo Mengumumkan Bercerai

BPOM Tindak 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

More News

Ilustrasi gelombang tsunami / Foto : freepik

Gempa Rusia Memicu Peringatan Tsunami di Indonesia

Rabu, 30 Juli 2025
Antrian SPBU Shell membludak pasca pembongkaran korupsi oleh Kejaksaan Agung

“Jangan Main Main dengan Kecewa,” Protes Publik Terhadap Pertamina

Jumat, 28 Februari 2025
Marsinah / Foto: Ist

Marsinah, Salah Satu Nama yang Diusulkan Mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional

Selasa, 21 Oktober 2025
Logo HUT RI ke 80 / Foto : X

Presiden Prabowo Minta Masyarakat Semarakkan HUT RI 80

Kamis, 24 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id