Aktual.co.id – Meninggalnya balita berinisial R, 4 tahun, yang meningga dunia akibat infeksi cacing gelang (ascaris lumbricoides) menggemparkan masyarakat
Dokter IGD RSUD Syamsudin, dr Irfan, menjelaskan balita tersebut datang ke rumah sakit dengan kondisi dehidrasi berat. Saat diperiksa, bahkan ditemukan cacing yang keluar dari hidungnya.
“Infeksi bisa terjadi ketika telur cacing tertelan, baik melalui makanan, minuman, ataupun tangan yang kotor. Telur menetas di usus lalu berkembang jadi larva yang bisa menyebar lewat aliran darah ke organ-organ, bahkan otak. Itu sebabnya pasien bisa tidak sadar,” jelas dr Irfan.
Lalu apa cacingan pada anak ? Mengutip dari situs Alodokter, cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing.
Ditulis oleh Alodokter, bahwa cacing merupakan parasit yang bisa menyerang berbagai organ tubuh, mulai dari saluran cerna, kulit, paru-paru, hingga hati. Penyakit ini bisa menyerang anak-anak dan juga orang dewasa.
Beberapa jenis cacing yang kerap menyebabkan cacingan pada anak adalah cacing pita, cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing tambang.
Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak usia 5–14 tahun. Salah satu alasannya adalah karena anak-anak gemar bermain di tanah, tetapi belum bisa membersihkan dirinya sendiri dengan baik.
Cacing bisa masuk ke dalam tubuh anak-anak ketika ia tidak sengaja menelan telur cacing yang menempel di tangan, mainan, benda yang kotor, atau makanan dan minuman yang kotor.
Setelah masuk ke dalam tubuh, telur cacing akan terus berkembang hingga menjadi cacing, lalu menginfeksi tubuh anak.
Saat mengalami cacingan, anak bisa saja merasakan beberapa tanda dan gejala berupa, sakit perut
anus kemerahan dan gatal, terutama saat malam hari, gatal pada vagina, diare, tidur tidak nyenyak, berat badan susah naik, cacing keluar dari tubuh saat buang air besar, lemas dan mudah lelah.
Jika tidak dibasmi, cacing bisa menyerap nutrisi dan menimbulkan perdarahan di dalam tubuh anak. Hal ini bisa membuat anak berisiko mengalami kurang gizi, stunting, atau anemia, sehingga membuat tumbuh kembang terganggu.
Selain itu, ketika tidak mendapatkan pengobatan, penyakit cacingan pada anak bisa menyebabkan cacing mengeluarkan telur-telurnya melalui kotoran anak.
Cacingan pada anak penting untuk diobati, untuk menyembuhkan penyakit tersebut, pengobatan cacingan juga penting mencegah komplikasi yang berbahaya, seperti anemia dan malnutrisi, serta untuk mencegah penularan cacingan dari anak ke orang lain. (ndi)
