Aktual.co.id – Gerhana matahari cincin akan terjadi diperkirakan pada tanggal 17 Februari 2026 , dan akan terlihat dari bagian terpencil Antartika.
Gerhana matahari terjadi ketika bulan berada di antara Bumi dan matahari dan menutupi Bumi dengan bayangannya.
Gerhana hanya dapat terjadi selama fase bulan baru dan menjadi objek pengamatan langit yang menarik.
Jalur gerhana matahari cincin pada 17 Februari 2026 akan terbatas pada wilayah terpencil di Antartika, sehingga peristiwa ini hampir tidak akan terlihat oleh manusia.
Jika berhasil menyaksikan peristiwa ini, menurut Space layak bangga karena lokasi pengamatannya sangat terpencil.
“Pengamatan hanya bisa disaksikan oleh pekerja yang kebetulan di stasiun yang ditempatkan di sana. Itupun juga memerlukan alat yang memadahi agar bisa menyaksikan secara maksimal,” tulis space.
Namun, pertengahan Februari merupakan akhir musim pelayaran di Antartika, dan pelayaran yang tepat waktu ke lokasi-lokasi di Semenanjung Antartika dapat memberi kesempatan menyaksikan gerhana matahari sebagian.
Gerhana matahari sebagian juga akan terlihat dari Afrika bagian tenggara. Mungkin tempat terbaik untuk berada pada tanggal 17 Februari 2026 adalah Concordia, stasiun penelitian gabungan Prancis-Italia yang dibuka pada tahun 2005 dan menampung 16 ilmuwan.

Ini adalah salah satu dari hanya tiga stasiun di pedalaman benua Antartika. Suhu di lokasi pengamatan bisa mencapai minus 80 derajat Celsius.
Di sana, salah satu menara tertinggi di Antartika mengukur data atmosfer dan membantu mengkalibrasi satelit pengamatan Bumi. Terdapat juga ruang bawah tanah, dua platform pengamatan, teleskop, dan landasan udara.
Jika Concordia adalah tempat berpenghuni pertama yang melihat cincin api, Stasiun Mirny akan menjadi yang kedua dan terakhir.
Mirny adalah stasiun Rusia pertama di Antartika, didirikan pada tahun 1956 di Queen Mary Land di pantai Laut Davis.
Beberapa lusin penghuninya mempelajari iklim, es laut, sinar kosmik , meteorologi, glasiologi, dan keanekaragaman hayati.
Jalur gerhana matahari cincin api akan memiliki panjang 2.661 mil (4.282 kilometer) dan lebar 383 mil (616 km). Gerhana akan terbit di atas daratan Antartika dan berakhir di lepas pantai Laut Davis di Samudra Selatan.
Bayangan antumbral bulan yang menciptakan cincin api akan membutuhkan waktu sekitar 59 menit untuk melintasi Bumi, dari pukul 11:42 hingga 12:41 UTC. Cincin api hanya akan terlihat oleh mereka yang berada di Antartika atau Samudra Selatan. (ndi/space)
