Aktual.co.id – Seiring dekatnya comeback grup BTS aktivitas terkait merchandise grup tersebut di platform perdagangan barang bekas mengalami peningkatan pesat.
Mengutip Allkpop, pada tanggal 18 Februari 2026, pasar barang bekas Bunjang melaporkan pada bulan Januari, jumlah listing produk terkait BTS meningkat sebesar 35 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara jumlah penjual yang mendaftarkan barang-barang BTS melonjak sebesar 61,5 persen. Sebanyak 11.014 barang terkait BTS terdaftar sepanjang Januari, menandai peningkatan 22,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan ini bertepatan dengan pengumuman jadwal perilisan album penuh BTS pada tanggal 15 bulan lalu. Setelah itu pencarian kata kunci terkait dilaporkan melonjak hampir 20 kali lipat.
Seiring meningkatnya minat pencarian, daftar merchandise di Bunjang juga meningkat secara signifikan. Penggemar di luar negeri juga aktif membeli barang-barang BTS melalui platform tersebut.
Di antara pengguna internasional, V menduduki peringkat sebagai anggota yang paling banyak dicari untuk merchandise.
Pembelian dari negara-negara Eropa seperti Inggris, Spanyol, dan Austria menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Transaksi juga tercatat di pasar Asia termasuk Tiongkok dan Filipina, serta di Meksiko, yang secara geografis berada di sisi berlawanan dari dunia.
Bunjang menganalisis bahwa reaksi para penggemar terhadap berita comeback BTS tercermin dalam data pencarian, dan permintaan akan merchandise telah meningkat seiring para penggemar bersiap untuk konser domestik yang akan datang.
Pada bulan Januari, transaksi dan total penjualan perlengkapan, pakaian, dan aksesoris pendukung BTS meningkat masing-masing sebesar 93 persen dan 67 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, transaksi yang melibatkan photo card berharga tinggi dengan nilai lebih dari 100.000 Won menurun sebesar 41 persen.
Pergeseran ini menunjukkan mengoleksi memorabilia mahal, penggemar semakin mencari barang-barang praktis yang dapat digunakan di konser.
Seorang perwakilan Bunjang berkomentar, “Pasar bergeser ke ‘mode persiapan konser offline,’ di mana light stick dan slogan yang dikibarkan di lokasi konser kini lebih dihargai daripada photo card yang disimpan di etalase.” (ndi/allkpop)
