• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sony Akan Menghentikan Produksi Perekam Blu-ray Disc Dampak Penuruan Permintaan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Sony Akan Menghentikan Produksi Perekam Blu-ray Disc Dampak Penuruan Permintaan

Redaktur III Rabu, 18 Februari 2026
Share
2 Min Read
Produk Blu Ray Sony/ Foto: Sony
Produk Blu Ray Sony/ Foto: Sony

Aktual.co.id – Sony Corporation mengumumkan akan menghentikan produksi perekam Blu-ray Disc pada bulan ini menyusul penurunan permintaan dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir dari The Indian Express pada Rabu, dalam pengumumannya, Sony menyatakan akan mengakhiri pengiriman seluruh model perekam Blu-ray Disc secara bertahap mulai Februari 2026 dan tidak akan menghadirkan model penerus.

Pada 2024, Sony telah lebih dulu menyampaikan rencana penghentian bertahap pengembangan dan produksi Blu-ray Disc serta sejumlah format cakram optik lainnya.

Perusahaan juga memangkas sekitar 40 persen tenaga kerja di divisi media dengan alasan pasar penyimpanan optik tidak berkembang sesuai harapan.

Baca Juga:  Sony Meluncurkan Produk Audio Khusus Para Gamers

Tahun lalu, Sony mengonfirmasi tidak lagi memproduksi alat perekam Blu-ray Disc, MiniDisc, MD data, dan kaset MiniDV. Dengan langkah terbaru ini, konsumen tidak lagi dapat membeli perekam Blu-ray baru setelah stok di pasar habis.

Beberapa produk yang terdampak penghentian tersebut antara lain BDZ-ZW1900 (2024) serta BDZ-FBT4200, FBT2200, dan FBW2200 (2023).

Meski demikian, Sony menegaskan tidak sepenuhnya meninggalkan Blu-ray. Kebijakan ini hanya berlaku untuk perekam Blu-ray dengan pemutar bawaan. Untuk saat ini, perusahaan masih akan memproduksi pemutar Blu-ray Disc untuk kebutuhan pemutaran konten.

Pengumuman ini menandai berakhirnya perjalanan panjang Sony di segmen perekam Blu-ray yang dimulai pada 2003, ketika perusahaan meluncurkan perekam Blu-ray Disc pertama di dunia.

Baca Juga:  Harga Pertamax Turbo dan Dexlite Turun, Sementera Pertamax Masih Tetap Per 1 Juli 2026

Di tengah dominasi layanan streaming atas media fisik, Sony menyebut belum memiliki rencana menghentikan produksi cakram Blu-ray standar maupun pemutar UHD Blu-ray.

Namun, arah kebijakan tersebut berpotensi berubah setelah divisi home entertainment Sony dikabarkan akan berada di bawah kendali TCL pada tahun depan.

Dalam satu dekade terakhir, sejumlah perusahaan teknologi juga telah mengurangi atau menghentikan bisnis Blu-ray.

Oppo menutup lini produk Blu-ray pada 2018. Setahun kemudian, Samsung mengumumkan penghentian produksi pemutar Blu-ray dan UHD Blu-ray. Sementara itu, LG menghentikan produksi pemutar Blu-ray pada 2024.

Meski sejumlah produsen besar mundur dari pasar, permintaan terhadap film, serial televisi, dan konten lain dalam format Blu-ray dinilai masih relatif stabil.

Baca Juga:  Samsung Mengumumkan Galaxy S26 FE dengan Chipset yang Lebih Baru

Beberapa perusahaan seperti Asus, LG, dan Pioneer masih memproduksi drive Blu-ray, sementara Panasonic dan Verbatim tetap memproduksi cakram Blu-ray. (ANTARA/ndi)

SHARE
Tag :Blu Ray DiscBlue RaySony

Berita Aktual

Sertifikat akreditasi ilkom upn veteran jatim/dok.aktual.co.id
Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul 5 Tahun
Jumat, 23 Oktober 2026
Penampakan Topan Champi / Foto: Yahoo
Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi
Jumat, 23 Oktober 2026
Tim penyelamat sedang mencari korban gempa di Tibet/ Foto: CCTV News
Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa
Jumat, 23 Oktober 2026
Museum Louvre/ Foto: Anadolu
Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026
Jumat, 23 Oktober 2026
Lokasi terjadi gempa/ Foto: vietnam
Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara
Jumat, 23 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Macron Menuduh Pemimpin Asing Memberi Komentar Buruk Terhadap Prancis

Khofifah: Santri Harus Mengisi Kemerdekaan Melalui Penguasaan Teknologi

Tentara Israel Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Palestina

Perusahaan IBM Mencatat Peningkatan Pendapatan Kuartal Ketiga Tahun 2026

Presiden Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026

More News

Kebakaran terjadi di depot minyak Shahran setelah serangan AS dan Israel di Teheran/ Foto: capture Aljazeera

Harga Minyak Melampaui 100 Dollar Per Barel Dampak Perang AS dan Israel Terhadap Iran

Senin, 9 Maret 2026
emas antam / Foto: Ist

Harga Emas Turun Rp9.000 Menjadi Rp2.613 Juta Per Gram

Selasa, 28 Juli 2026
Logo Honda / Foto: Carscoops

Honda Akan Mengganti Logo H Tidak Pada Setiap Mobilnya

Rabu, 14 Januari 2026
emas antam / Foto: Ist

Harga Emas Antam Naik Rp16 Ribu Menjadi Rp3,039 Juta per Gram

Kamis, 26 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id