Aktual.co.id – Kedua kotak hitam penerbangan Air India 171, termasuk perekam data penerbangan (FDR) dan perekam suara kokpit (CVR), telah ditemukan.
Hal tersebut disampaikan PK Mishra, sekretaris utama Perdana Menteri India Narendra Modi, dalam sebuah pernyataan resmi pada Minggu malam (15/6).
Menurut Hindustan Times pada Senin pagi, kotak hitam kedua yang ditemukan adalah CVR, dan yang sebelumnya adalah FDR.

Menteri Penerbangan Sipil Federal India Ram Mohan Naidu Kinjarapu mengatakan bahwa kotak hitam pertama ditemukan pada 13 Juni, dan laporan investigasi kecelakaan akan dirilis dalam waktu tiga bulan.
Menurut The Hindu, mengunduh dan menganalisis kotak hitam mungkin memakan waktu empat hingga lima hari.
Beberapa lembaga investigasi internasional telah tiba di Ahmedabad untuk membantu Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara India (AAIB) dalam penyelidikan kecelakaan yang menewaskan 274 orang tersebut. (ndi/Xinhua)
