• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kamboja dan Thailand Sudah Melakukan Pembicaraan dengan Donald J Trump
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Kamboja dan Thailand Sudah Melakukan Pembicaraan dengan Donald J Trump

Redaktur III Minggu, 16 November 2025
Share
3 Min Read
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) menyaksikan penandatanganan kesepakatan perdamaian Kamboja–Thailand antara Perdana Menteri Kamboja Hun Manet (dua kanan) dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul (dua kiri), bertepatan dengan KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia/ Foto: capture ANTARA
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) menyaksikan penandatanganan kesepakatan perdamaian Kamboja–Thailand antara Perdana Menteri Kamboja Hun Manet (dua kanan) dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul (dua kiri), bertepatan dengan KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia/ Foto: capture ANTARA

Aktual.co.id – Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, Sabtu (15/11), mengatakan bahwa mereka berdua membahas ketegangan perbatasan antara kedua negara dalam panggilan telepon terpisah dengan Presiden AS Donald Trump pada Jumat (14/11).

Panggilan telepon tersebut dilakukan untuk membahas perkembangan di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand, dengan tujuan melanjutkan implementasi perjanjian damai antara Kamboja dan Thailand, demikian ketika Hun Manet di media sosial Facebook.

Sambil berterima kasih kepada Trump atas ‘inisiatifnya’ terkait gencatan senjata dan Deklarasi Bersama Kuala Lumpur, Hun Manet juga menyampaikan komitmen kuat Phnom Penh untuk menjunjung tinggi semangat Deklarasi Bersama Kuala Lumpur.

Baca Juga:  Penutupan Selat Hormuz Bisa Mengancam Ketersediaan Pertanian Pangan Dunia

Dia juga menyatakan harapan bahwa kedua pihak akan terus bekerja sama sesuai dengan prinsip dan mekanisme bilateral yang disepakati. Di sisi lain, Trump menekankan “posisinya yang jelas” bahwa dia ingin melihat perdamaian abadi antara Kamboja dan Thailand, kata Hun Manet.

“Dalam hal ini, Presiden akan terus memantau masalah ini secara ketat untuk memastikan tidak ada bentrokan bersenjata yang terulang di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand,” tambahnya.

Hun Manet menegaskan, Kamboja mempertahankan pendiriannya untuk menyelesaikan masalah perbatasan secara damai, sesuai dengan prinsip dan mekanisme yang telah disepakati sebelumnya, guna menyelesaikan masalah perbatasan Kamboja-Thailand dan membangun perdamaian abadi antara kedua negara.

Baca Juga:  Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab

Di akun Facebook-nya, Anutin mengatakan dia telah berbicara dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Trump pada Jumat (14/11). Perdana Menteri Thailand tersebut mengatakan kepada Trump bahwa kedua belah pihak harus mematuhi komitmen yang disepakati bersama untuk memungkinkan tercapainya perdamaian, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Thailand.

Anutin, seraya menekankan komitmen Bangkok terhadap perdamaian, juga mendesak Kamboja untuk “mengakui fakta dan bertanggung jawab” atas ledakan ranjau awal pekan ini.

Thailand menuduh Kamboja menanam bahan peledak baru, serta operasi penjinakan ranjau di 13 wilayah yang telah dibahas sebelumnya. Dia juga mengatakan bahwa dalam situasi saat ini, Thailand harus memiliki hak untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna melindungi kedaulatan Thailand.

Baca Juga:  Rikwanto: Harusnya Kasus Hogy Minaya Masuk Reskrim dan Ditutup Penyidikannya

Satu warga sipil tewas dan tiga lainnya terluka dalam bentrokan lintas perbatasan antara Thailand dan Kamboja pada Rabu (12/11), dengan kedua pihak saling menyalahkan, hanya beberapa hari setelah Thailand menangguhkan pakta perdamaian.

Negara-negara Asia Tenggara itu menandatangani pakta tersebut bulan lalu di Kuala Lumpur di hadapan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Pada 28 Juli, Kamboja dan Thailand setelah menyepakati gencatan senjata tanpa syarat dalam pertemuan trilateral yang diselenggarakan oleh Anwar setelah berminggu-minggu permusuhan. (ANTARA)

SHARE
Tag :Donald J TrumpKambojaThailand

Berita Aktual

Penampakan Topan Champi / Foto: Yahoo
Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi
Jumat, 23 Oktober 2026
Tim penyelamat sedang mencari korban gempa di Tibet/ Foto: CCTV News
Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa
Jumat, 23 Oktober 2026
Museum Louvre/ Foto: Anadolu
Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026
Jumat, 23 Oktober 2026
Lokasi terjadi gempa/ Foto: vietnam
Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara
Jumat, 23 Oktober 2026
Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu
Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis
Kamis, 22 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Macron Menuduh Pemimpin Asing Memberi Komentar Buruk Terhadap Prancis

Khofifah: Santri Harus Mengisi Kemerdekaan Melalui Penguasaan Teknologi

Perusahaan IBM Mencatat Peningkatan Pendapatan Kuartal Ketiga Tahun 2026

Presiden Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026

Pemerintah Prancis Mempertahankan Jam Malam di Area Penting

More News

Presiden Donald Trump/ Foto: anadolu

Presiden AS Donald Trump Terbang Menuju Ankara Menghadiri KTT NATO

Selasa, 7 Juli 2026
Tentara AS siaga tempur di Selat Hormuz/ Foto: Middle East Monitor

Militer AS Mengumumkan Menghentikan Sementara Serangan Terhadap Iran

Minggu, 26 Juli 2026
Sufmi Dasco Ahmad / Foto: wikipedia

Sufmi Dasco : Presiden Instruksikan Aktifkan Kembali Pengecer LPG 3 Kg

Selasa, 4 Februari 2025
Papan reklame dengan gambar Selat Hormuz dan bibir Presiden AS Donald Trump yang dijahit di sebuah alun-alun di pusat kota Teheran /Foto: AP News

Presiden Donald Trump Akan Meninjau Proposal Baru dari Iran

Minggu, 3 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id