Aktual.co.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Imam Syafii meminta kepada lembaga pendidikan membuat program edukatif kepada siswa selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
“Kami meminta lembaga pendidikan membuat program yang bisa mensuport prestasi akademik untuk persiapan masuk sekolah nanti. Jika pada ujian kemarin ada nilai yang jeblok maka bisa dipakai untuk mengasah diri agar ujian ke depan lebih baik lagi,” katanya saat ditemui di DPRD Kota Surabaya.

Selain itu kata dia, liburan bisa diisi dengan wisata edukasi misalnya mendatangi kampung Inggris yang ada di Pare, Kediri. Diharapkan dengan mengunjungi tempat pendidikan maka bisa menumbuhkan keilmuwan kepada siswa tersebut.
“Tentu jika ke luar kota jangan sampai membebani dari wali murid. Apabila sampai membebani biaya ke wali murid khususnya yang kurang mampu sebaiknya dibatalkan,” katanya.
Terkait liburan ke luar kota, kata Imam, sebaiknya diperhatikan kondisi cuaca. Saat ini cuaca sedang tidak menentu serta potensi hujan lebat disertai angin kencang sangat tinggi, sebaiknya membaca cuaca perlu dibutuhkan ketika musim hujan.
“Manfaatkan liburan kali ini untuk memperkaya ilmu serta pengetahuan dengan mengunjungi museum atau tempat bersejarah yang ada di sekitar kita,” ungkapnya.
Sementara Instagram milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan panduan selama liburan Natal dan Tahun Baru 2026.
Berdasarkan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 14 Tahun 2025, meminta kepada Kepala Satuan Pendidikan untuk tidak membebani murid dengan pekerjaan rumah (PR) atau proyek liburan yang berlebihan, terutama menuntut biaya tambahan besar atau kewajiban penggunaan gawai dan internet secara intensif.
Apabila sekolah memberikan penugasan, diharapkan penugasan tersebut sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, dan tidak menimbulkan beban finansial bagi orang tua.
Dalam surat edaran tersebut juga disampaikan tentang pengenalan risiko di lingkungan tempat tingga dan tujuan perjalanan.
Mengetahui jalur evakuasi di rumah dan lingkungan, mengetahui nomor layanan darurat yang dapat dihubungi, keselamatan di jalan, keselamatan di pantai, gunung, dan tempat lainnya; dan perilaku aman di rumah saat bermain dan menggunakan peralatan Listrik atau gawai.
Kegiatan sehari-hari seperti memasak serta saling bercerita tentang hobi menurut Surat Edaran ini juga bisa dijadikan mengisi liburan. (ndi)
