• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Dampak Blokade Pelabuhan oleh AS
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Headline

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Dampak Blokade Pelabuhan oleh AS

Redaktur III Minggu, 19 April 2026
Share
3 Min Read
Kapal-kapal di Selat Hormuz/ Foto: The Guardian
Kapal-kapal di Selat Hormuz/ Foto: The Guardian

Aktual.co.id – Para pejabat Iran mengatakan telah membatalkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan memberlakukan kembali pembatasan pada jalur pelayaran vital tersebut setelah AS mengatakan tidak akan mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebuah badan maritim Inggris melaporkan kapal-kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menembaki sebuah kapal tanker saat kapal tersebut mencoba melewati selat pada hari Sabtu.

Reuters melaporkan bahwa sebuah kapal berbendera India yang membawa minyak mentah juga diserang saat berada di jalur perairan tersebut.

Komando militer gabungan Khatam al-Anbiya Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa Teheran telah mengembalikan selat tersebut ke “status sebelumnya” dan sekarang berada di bawah manajemen dan kendali ketat oleh angkatan bersenjata.

Baca Juga:  Warganet Menduga Putin Palsu yang Hadir Menemui Trump di Alaska

Iran mengatakan pembatasan tersebut akan tetap berlaku jika Washington tidak memastikan kebebasan navigasi penuh bagi kapal yang berlayar dari Iran ke tujuan dan dari tujuan ke Iran.

Hal ini ditegaskan kembali oleh wakil menteri luar negeri negara itu, Saeed Khatibzadeh, dan komando angkatan laut IRGC.

Berbicara kepada wartawan di sela-sela forum diplomatik tahunan Turki di Antalya, Khatibzadeh mengatakan bahwa AS tidak dapat memaksakan kehendaknya untuk mengepung Iran, sementara Iran, dengan niat baik, berupaya memfasilitasi jalur aman melalui Selat Hormuz.

Dalam sebuah unggahan di X, komando angkatan laut IRGC menulis: Selama pergerakan kapal dari dan ke Iran terancam, maka status Selat Hormuz akan tetap seperti sebelumnya. Setiap pelanggaran komitmen oleh Amerika Serikat akan mendapat tanggapan yang sesuai.

Baca Juga:  Trump Menekan Iran untuk Berunding dengan Ancaman Melakukan Serangan Besar-Besaran

Iran secara resmi menutup selat tersebut pada 4 Maret 2026 sebagai tanggapan atas serangan udara AS-Israel terhadap negara itu, dan menyatakan selat tersebut kembali terbuka pada hari Jumat setelah kesepakatan gencatan senjata 10 hari disepakati antara Israel dan Lebanon, sebagai bagian dari negosiasi yang lebih luas untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut.

Delegasi AS dan Iran diperkirakan akan mengadakan putaran kedua pembicaraan perdamaian, meskipun waktunya belum dikonfirmasi.

Agence France-Presse melaporkan bahwa menteri luar negeri Mesir mengatakan pada hari Sabtu bahwa ada harapan untuk kesepakatan dalam beberapa hari mendatang.

“Kami berharap dapat mencapai kesepakatan dalam beberapa hari mendatang,” kata Badr Abdelatty. Dia menambakan bukan hanya pihaknya di kawasan ini, tetapi seluruh dunia menderita akibat berlanjutnya perang ini. (ndi/the guardian)

Baca Juga:  MITI Minta Tindak Tegas Tambang Nikel Perusak Raja Ampat

 

SHARE
Tag :Amerika SerikatIranSelat Hormuz

Berita Aktual

Sertifikat akreditasi ilkom upn veteran jatim/dok.aktual.co.id
Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul 5 Tahun
Jumat, 23 Oktober 2026
Penampakan Topan Champi / Foto: Yahoo
Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi
Jumat, 23 Oktober 2026
Tim penyelamat sedang mencari korban gempa di Tibet/ Foto: CCTV News
Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa
Jumat, 23 Oktober 2026
Museum Louvre/ Foto: Anadolu
Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026
Jumat, 23 Oktober 2026
Lokasi terjadi gempa/ Foto: vietnam
Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara
Jumat, 23 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Macron Menuduh Pemimpin Asing Memberi Komentar Buruk Terhadap Prancis

Khofifah: Santri Harus Mengisi Kemerdekaan Melalui Penguasaan Teknologi

Tentara Israel Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Palestina

Perusahaan IBM Mencatat Peningkatan Pendapatan Kuartal Ketiga Tahun 2026

Presiden Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026

More News

Gedung roboh akibat gempa bumi di Thailand dan Myanmar / Foto : The Hindu

Sebanyak 81 Orang Tertimbun Reruntuhan Gedung Akibat Gempa di Bangkok

Jumat, 28 Maret 2025
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent / Foto : Ist

Menkeu AS Minta Negara Terkena Tarif Baru Trump Tidak Membalas

Jumat, 4 April 2025
Ilustrasi warga mengamat gerhana matahari/ Foto: vietnam

Eropa Sedang Mengalami Gerhana Matahari Total Pertama Abad Ini

Rabu, 12 Agustus 2026
KH Yahya Cholil Staquf/ Foto: Ist

Gus Yahya Tidak Ada Rencana Mundur Sebagai Ketua PBNU

Minggu, 23 November 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id